
KHITTAH.CO, GOWA – Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla melaunching BerasMu milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Maccini Baji, Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat, 15 November 2024.
Diketahui, BerasMu adalah salah satu brand pangan berupa beras, yang beroperasi di Desa Maradekaya, Kecamatan Bajeng, Gowa.
Saat sambutan, Dzulfikar memuji gudang produksi BerasMu yang memanfaatkan teknologi canggih untuk menghasilkan beras berkualitas. Bahkan ia berseloroh jika MPM PP Muhammadiyah pun tak menyamai alat produksi BerasMu.
“Kalau saya perhatikan gudang produksi di sini, sepertinya sudah mengalahkan pabrik yang dimiliki oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah,” ucap Dzulfikar.
Karena itu, ia mengharapkan hadirnya BerasMu menjadi jalan majunya Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya bagi pengembangan dakwah di PCM Maccini Baji.
Disisi lain, menurut Fikar, hadirnya BerasMu membuka peluang Muhammadiyah memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Ia percaya, BerasMu bakal terus berkembang dan mendapat dukungan dari pemerintah karena selaras dengan agenda nasional.
“BerasMu ini saya kira selaras dengan rencana swasembada Presiden Prabowo Subianto,” ujar Dzulfikar semangat.
Sementara itu, Ketua PCM Maccini Baji, Marwan Ma’ruf menjelaskan unit usaha BerasMu hadir sebagai hasil kerja sama dengan beberapa pihak, termasuk dengan simpatisan.
Hal itu, kata Marwan, menunjukkan Muhammadiyah terbuka bermitra dengan siapa saja dalam rangka memberi manfaat untuk masyarakat.
“Semoga setelah launching bisa ditata dengan baik agar Persyarikatan kita lebih mandiri, terutama pada pelaksanaan kegiatan-kegiatan dan syiar dakwah kita,” harap Marwan.
Bagi dia, kehadiran Dzulfikar melaunching BerasMu menjadi motivasi agar terus bergerak maju.

Di tempat yang sama, Ketua PDM Gowa, Ardan Ilyas mengaku bersyukur atas launchingnya BerasMu. Bagi dia, selama BerasMu masih eksis, warga di Gowa tidak bakal kekurangan kebutuhan pokok.
“Saya atas nama PDM tentu sangat bersyukur hari ini kita semua bisa hadir pada acara launching BerasMu ini. Saya tadi jalan-jalan di sekitar tempat ini, melihat persawahan, dalam hati, kita tidak lagi akan merasakan kelaparan karena kekurangan pangan,” papar Ardan.
Karena itu, ia berpesan kepada masyarakat, khususnya warga Persyarikatan agar tak ragu membeli beras di tempat itu.
“Jadi kalau pakai brand BerasMu, Insyaallah, jangkauannya luas dan juga berkah. Muhammadiyah sangat berharap, Majelis Ekonomi, baik di daerah maupun di cabang, terus berkembang dengan baik. Sehingga kehadiran kita benar-benar dirasakan manfaatnnya oleh masyarakat,” tandas dia.
Setelah acara seremonial, Dzulfikar melaunching BerasMu ditandai dengan pemotongan pita di pintu pabrik. Ia lalu berjalan-jalan dan mengamati alat produksi BerasMu.
Dzulfikar merasa sangat bangga dengan kehadiran pabrik beras itu. Saat masih duduk di bangku sekolah, ia mengaku kerap bercocok tanam dan memanen padi di tempat itu.