Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

IMM FKIP Unismuh Makassar Gelar MASSA Jilid I di Pesantren, Teguhkan Siyasah sebagai Etika Gerakan

×

IMM FKIP Unismuh Makassar Gelar MASSA Jilid I di Pesantren, Teguhkan Siyasah sebagai Etika Gerakan

Share this article

KHITTAH.CO, Makassar — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Madrasah Siyasah (MASSA) Jilid I sebagai upaya penguatan ideologi kader. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 16–18 Januari 2026, di Pesantren Darul Falah.

MASSA Jilid I mengusung tema “Siyasah sebagai Etika Gerakan: Merawat Nalar, Menguatkan Advokasi” dan diikuti oleh 13 peserta terpilih dari berbagai komisariat di lingkungan FKIP. Kegiatan ini dirancang sebagai sekolah politik kader yang menekankan pembentukan kesadaran kritis, etika perjuangan, serta peningkatan kapasitas advokasi mahasiswa.

Pemilihan Pesantren Darul Falah sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis. Lingkungan pesantren dianggap mampu menghadirkan suasana reflektif yang mempertemukan tradisi keilmuan Islam dengan dinamika gerakan mahasiswa, sehingga proses kaderisasi berlangsung lebih mendalam dan substantif.

Ketua Umum IMM FKIP Unismuh Makassar periode 2025–2026, Aidil Akbar Iskam, menegaskan bahwa MASSA bukan sekadar forum diskusi, melainkan bagian dari proses kaderisasi ideologis yang menempatkan siyasah sebagai instrumen etis dalam gerakan mahasiswa.

“Siyasah dalam IMM tidak dimaknai sebagai perebutan kekuasaan, tetapi sebagai cara berpikir strategis yang berlandaskan nilai keadilan, keilmuan, dan keberpihakan kepada umat. Nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada peserta,” ujar Aidil.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari ideologi gerakan, analisis sosial-politik, hingga teknik advokasi publik. Diskusi berlangsung secara intensif dan diarahkan untuk membentuk kader yang tidak hanya peka terhadap isu sosial, tetapi juga memiliki kerangka etik dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sekretaris Pimpinan Komisariat IMM FKIP Unismuh Makassar menambahkan bahwa pembatasan jumlah peserta dilakukan untuk menjaga kualitas proses kaderisasi agar pembinaan berlangsung lebih fokus dan mendalam.

Melalui MASSA Jilid I, IMM FKIP Unismuh Makassar meneguhkan komitmennya dalam merawat tradisi intelektual kader. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader ideologis yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga hadir dalam ruang advokasi sosial dengan integritas moral.

Pelaksanaan MASSA Jilid I menjadi penanda bahwa IMM FKIP Unismuh Makassar terus mengembangkan model kaderisasi yang memadukan kedalaman ideologi, ketajaman nalar, dan keberanian advokasi demi terwujudnya gerakan mahasiswa Islam yang tercerahkan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UNIMEN

Leave a Reply