KHITTAH.CO, Jakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) dalam upaya memperkuat dan mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya kalangan generasi muda dan masyarakat lokal, bertempat di Kantor Kemendag RI, Rabu, 21 Januari 2026.
Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui program pendampingan, edukasi kewirausahaan, serta perluasan akses pasar. Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah diharapkan mampu melahirkan UMKM yang berdaya saing, inovatif, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi nasional maupun global.
Presiden Mahasiswa BEM Unismuh Makassar, Andi Rama Ramadhan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung agenda pemerintah di sektor ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam proses pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengembangan UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran,” ujar Andi Rama.
Sementara itu, pihak Kementerian Perdagangan RI menyambut positif inisiatif yang dilakukan BEM Unismuh Makassar. Keterlibatan mahasiswa dinilai memiliki peran penting dalam mendorong transformasi UMKM agar lebih kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Melalui kerja sama ini, sejumlah program telah direncanakan, antara lain pelatihan kewirausahaan, seminar perdagangan, pendampingan UMKM, serta promosi produk lokal. Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pertumbuhan UMKM, khususnya di Sulawesi Selatan.
BEM Unismuh Makassar menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi nasional melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.





















