Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

MA dan MTs Muhammadiyah Punnia Gelar Debat Calon Ketua OSIM/IPM 2026–2027

×

MA dan MTs Muhammadiyah Punnia Gelar Debat Calon Ketua OSIM/IPM 2026–2027

Share this article

KHITTAH CO, PINRANG — MA dan MTs Muhammadiyah Punnia, Kabupaten Pinrang, menggelar debat terbuka Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM/IPM Periode 2026–2027 sebagai bagian dari pendidikan demokrasi pelajar. Kegiatan ini menjadi ruang adu gagasan, visi, serta program kerja para kandidat dalam membawa organisasi siswa ke arah yang lebih progresif.

Untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA), debat dilaksanakan pada Ahad, 25 Januari 2026, pukul 09.00–11.00 WITA, bertempat di Lapangan MA Muhammadiyah Punnia. Debat tersebut diikuti oleh dua pasangan calon.

Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 01, Husain Suardi dan Imam An-Nawawi, menitikberatkan program kerja pada penumbuhan jiwa nasionalisme serta penguatan fondasi keilmuan sastra dan bahasa melalui pengembangan berbagai kegiatan literasi.

Sementara Paslon Nomor Urut 02, Syahrani dan Atifah Nurul Khumairah, mengusung agenda peningkatan kedisiplinan, keaktifan belajar, kemampuan bernalar kritis, serta kepedulian santri terhadap lingkungan madrasah.

Debat diawali dengan pemaparan visi dan misi masing-masing pasangan calon yang disampaikan secara lugas dan percaya diri. Suasana semakin dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Panelis dari unsur guru mengajukan pertanyaan kritis terkait manajemen waktu kepengurusan, penyelesaian konflik antar-siswa, hingga strategi merealisasikan program kerja secara realistis.

Antusiasme juga datang dari para siswa yang aktif mengajukan pertanyaan. Setiap pertanyaan dijawab langsung oleh para kandidat dengan argumentasi yang sistematis dan komunikatif.

Puncak debat berlangsung pada sesi sanggah, ketika antar-paslon saling menanggapi serta mengkritisi program kerja lawan. Meski berlangsung cukup sengit, debat tetap berjalan kondusif dengan menjunjung tinggi sportivitas dan sikap saling menghargai.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kesiapan para kandidat. Menurutnya, debat bukan sekadar ajang adu kemampuan berbicara, melainkan sarana untuk menilai kesungguhan niat, kematangan berpikir, dan komitmen nyata calon pemimpin OSIM dalam memajukan madrasah.

Sementara itu, untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Punnia, debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM telah lebih dulu digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 09.00–11.00 WITA. Debat ini diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni Paslon Nomor Urut 1 Didi Noor Fauzan dan Muhammad Ridwan, Paslon Nomor Urut 2 A. Nashifa Wibowo dan Salsabila Alya Zahra, serta Paslon Nomor Urut 3 Ahmad Noor Wahid dan Ahmad Fatir Maulana.

Debat di tingkat MTs juga berlangsung interaktif dan edukatif, mencerminkan semangat demokrasi sejak dini serta upaya madrasah dalam membentuk karakter kepemimpinan pelajar yang kritis, santun, dan bertanggung jawab.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply