KHITTAH.CO, Makassar — Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) tiada henti cetak doktor. Kali ini giliran Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling (Kaprodi BK), Muhammad Junaedi Mahyuddin yang dikukuhkan sebagai doktor dalam Sidang Promosi Doktor yang di gelar di Ruang AD Lantai 5, PPS UNM, Jumat, 6 Februari 2026.
Sidang promosi dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat serta pada Pimpinan lingkup UNIMEN.
Dihadapan Junaedi memaparkan hasil penelitian disertasi yang berjudul “Pengembangan Model Bimbingan Kelompok ASSAMI Re Berbasis Permainan Tradisional Mandar untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik SMP di Polewali Mandar”.
Dalam paparannya, Junaedi menjelaskan ide penelitiannya muncul dari keresahannya melihat para peserta didik SMP yang kurang memiliki keterampilan sosial, ketidakmampuan dalam membangun kerjasama, tidak mampu menyesuaikan diri serta ketidakmampuan dapat mengontrol emosi diri dan berempati.
Sehingga ia melihat fenomena ini sebagai hal serius yang mesti segera dicarikan solusi. Apalagi, kata Junaedi dalam berbagai literatur ilmiah diketahui bahwa dengan terbinanya keterampilan sosial pada diri anak akan memunculkan penerimaan dari teman sebaya, penerimaan dari guru, dan sukses dalam belajarnya.
Melalui penelitian disertasi ini, telah lahir menjadi model sekaligus panduan bagi guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa SMP yang menggunakana permainan tradisional sebagai basis utama.
“Model bimbingan kelompok ASSAMI Re berbasis permainan tradisional Mandar efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik,” jelasnya.
Junaedi mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian studi doktoralnya. Antara lain Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd. selaku Anggota DPR RI, Plt. Rektor dan Pejabat UNIMEN, Dr. Rahmat selaku Anggota DPRD Enrekang, Pemerintah Daerah Polewali Mandar serta Kepala SMPN 1 Tinambung dan seluruh pihak yang telah membantu.
Wakil Rektor II UNIMEN, Dr. Elihami yang tampil memberikan testimoni pasca sidang promosi menyampaikan selamat atas capaian akademik tertinggi bagi Bapak Junaedi.
“Promosi Doktoral adalah puncak dari dedikasi dan kerja keras. Selamat kepada Bapak Doktor Muh. Junaedi Mahyuddin yang telah mencapai tahap ini. Semoga hasil penelitiannya dapat membuka jalan bagi inovasi dan kemajuan di bidang pendidikan lebih progresif pada level tingkat nasional maupun internasional,” ucap Elihami.
Senada, Plt. Rektor UNIMEN Dr. Ismail selamat atas capaian akademik tertinggi bagi Dr. Muhammad Junaedi Mahyuddin.
“Ini kekuatan baru bagi UNIMEN untuk terus memacu diri menjadi perguruan tinggi terbaik di Sulawesi Selatan dan dengan bertambahnya SDM yang berkualifikasi doktor merupakan modal utama dalam membangun budaya mutu di UNIMEN,” ujar Ismail.
Sidang Promosi Doktor dihadiri oleh Dewan Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Wahira, M.Pd. selaku Ketua Sidang sekaligus Wadir I PPS UNIMEN. Prof. Dr. rer nat. H. Muharram, M.Si. selaku Promotor dan Prof. Abdul Saman, S.Pd., M.Si., Ph.D.,Kons selaku Kopromotor.
Bertindak sebagai Penguji Internal masing-masing Drs. Dr. Muh Daud, M.Si., Dr. Suciani Latif, M.Pd., Dr. Abdul Rahman A. Sakka, S.Pd., M.Si., dan Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd. Sedangkan Penguji Eksternal yakni Dr. Sirajuddin, S.Pd., M.Pd.
Muhammad Junaedi Mahyuddin merupakan putera kelahiran Banua Baru, Kec. Wonomulyo, Sulawesi Barat pada tanggal 15 Maret 1987. Putera dari Drs. Mahyuddin Saurang (Alm) dan Hj. Lutfiah Hamma menikah dengan Nirwana, S.Pd., M.Pd.,Gr dan dikaruniai buah hari tiga orang masing-masing Aisyah Riaya Cinna, Mal’ah Muthia Junaedi, Harits Muhasib.
Mengawali petualangan pendidikan dari SDN 008 Sidodadi, SMPN 1 Wonomulyo dan SMAN 2 Polewali. Pedidikan tinggi diselesaikan di Universitas Negeri Makassar (S1), Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (S2) dan Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (S2).





















