KHITTAH.CO, SINJAI — Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai melalui Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LAIK) menggelar sosialisasi implementasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi unsur struktural, dosen, dan tenaga kependidikan (tendik). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium H.M. Amir Said UIAD, Senin, 9 Februari 2026.
Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai landasan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus tata kelola kelembagaan di lingkungan UIAD Sinjai. Melalui kegiatan ini, seluruh unsur civitas akademika diharapkan memiliki pemahaman yang selaras terkait implementasi AIK, baik dalam aktivitas akademik maupun nonakademik.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UIAD Sinjai, Drs. H. Zainuddin Fatbang, Rektor UIAD Sinjai, Dr. Suriati, M.Sos.I., serta Kepala LAIK UIAD Sinjai, Muhsin, M.Pd., yang sekaligus menjadi narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Muhsin menegaskan bahwa nilai-nilai AIK harus menjadi ruh dalam seluruh proses penyelenggaraan pendidikan di UIAD Sinjai. Menurutnya, implementasi AIK tidak hanya menjadi tanggung jawab LAIK sebagai lembaga, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh civitas akademika.
“AIK harus terintegrasi dalam pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tercermin dalam sikap dan perilaku keseharian dosen, tenaga kependidikan, hingga pimpinan universitas,” ujar Muhsin.
Ia menambahkan, penguatan AIK di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah merupakan ciri pembeda sekaligus identitas institusi yang harus terus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.
Melalui sosialisasi ini, UIAD Sinjai menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kampus yang religius, berkemajuan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam serta Muhammadiyah dalam seluruh aspek pengelolaan perguruan tinggi.





















