KHITTAH.CO, MAKASSAR – Panitia lokal Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII menggelar acara buka puasa bersama di Rumah Makan Istana Rasa, Jalan Datu Museng, Makassar, Jumat, 14 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi, silaturahmi, sekaligus penanda berakhirnya seluruh rangkaian kepanitiaan OlympicAD VIII yang sukses digelar pada 12–14 Februari 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Acara tersebut dihadiri para panitia yang selama ini terlibat langsung dalam menyukseskan perhelatan nasional OlympicAD VIII. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para panitia berkumpul untuk berbagi cerita, melakukan evaluasi ringan, serta merefleksikan pengalaman selama mendampingi jalannya kegiatan yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Panitia Lokal OlympicAD VIII, Dr. Pantja Nur Wahidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa buka puasa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan OlympicAD VIII. Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lahir dari kerja satu atau dua orang, melainkan dari kontribusi kolektif seluruh panitia sesuai peran masing-masing.
“Buka puasa ini sebagai tanda kesyukuran terkait dengan OlympicAD yang alhamdulillah berhasil dan kegiatan berjalan sukses. Ini tidak lepas dari peran masing-masing dan apa yang kita kerjakan. Kesuksesan ini adalah kesuksesan kita semua,” ujar Pantja usai buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan yang telah terbangun sejak masa persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, OlympicAD VIII bukan hanya sukses sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja kolektif yang solid mampu menopang penyelenggaraan agenda besar Muhammadiyah di tingkat nasional.
“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak dan mohon maaf atas segala kekurangan, baik yang disengaja maupun tidak. Semoga semua yang kita lakukan ini diridai Allah SWT,” lanjutnya.
Suasana kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang kegiatan. Para panitia saling menyapa, berbincang santai, dan mengenang dinamika kerja selama pelaksanaan OlympicAD VIII. Momentum buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi forum pembubaran panitia secara informal, tetapi juga ruang mempererat ikatan emosional antarpersonel yang selama ini berjuang bersama di lapangan.
Sebagai informasi, OlympicAD VIII yang digelar di Unismuh Makassar pada Februari lalu berhasil menarik sekitar 10 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu kegiatan nasional Muhammadiyah yang mendapat perhatian luas, baik dari kalangan pendidikan maupun masyarakat umum, karena mempertemukan siswa, guru, dan sekolah Muhammadiyah dalam suasana kompetitif, edukatif, dan kolaboratif.



















