Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

UM Bulukumba Gelar Baitul Arqam dan Syawalan: Perkuat Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

×

UM Bulukumba Gelar Baitul Arqam dan Syawalan: Perkuat Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

Share this article

KHITTAH.CO, Bulukumba — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menggelar kegiatan Baitul Arqam yang dirangkaikan dengan Syawalan 1447 Hijriah pada 3–4 April 2026 di Auditorium Kampus 2 UM Bulukumba.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Kegiatan tersebut mengangkat tema Penguatan Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Mewujudkan Dosen dan Tenaga Kependidikan yang Profesional, Berintegritas, dan Berkemajuan” serta tema Syawalan “Refleksi Ramadhan dalam Membangun Karakter Akademisi Berakhlak Mulia.”

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyerahan daftar nama peserta oleh Rektor UM Bulukumba kepada Master of Training sebagai simbol dimulainya proses pembinaan ideologis dan spiritual selama dua hari.

Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., mengatakan bahwa Baitul Arqam memiliki peran strategis dalam membangun kesamaan pemahaman keislaman dan Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh sivitas akademika memiliki perspektif yang sama dalam menjalankan peran sebagai akademisi yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bulukumba, Drs. A. Muh. Yakin, M.M., menegaskan bahwa Baitul Arqam dan Darul Arqam merupakan program berjenjang dalam Muhammadiyah untuk menjaga konsistensi nilai dan arah gerakan organisasi.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan agar warga Muhammadiyah tetap konsisten dalam beramal dan sejalan dalam strategi perjuangan,” katanya.

Perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Dr. H. Husain Abdul Rahman, M.Pd., menambahkan bahwa penguatan wawasan ideologis tetap diperlukan meskipun telah memahami nilai-nilai Muhammadiyah.

“Seperti ibadah Ramadhan yang terus diulang setiap tahun, Baitul Arqam menjadi sarana penyegaran nilai keimanan dan perluasan wawasan,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, hikmah Syawalan disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Sulawesi Tenggara, Drs. H. Syamsu, M.Pd., yang mengajak peserta menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri menuju pribadi yang berakhlak mulia.

Melalui kegiatan ini, UM Bulukumba berharap dosen dan tenaga kependidikan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter keislaman yang kuat, serta komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah di lingkungan kampus dan masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply