Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Tekan Stunting, Dosen dan Mahasiswa PKN PoltekMu Makassar Gelar Penyuluhan Hidup Sehat dan Gizi 

×

Tekan Stunting, Dosen dan Mahasiswa PKN PoltekMu Makassar Gelar Penyuluhan Hidup Sehat dan Gizi 

Share this article

KHITTAH CO, BULUKUMBA – Dosen dan mahasiswa Praktek Kerja Nyata (PKN) Angkatan VII Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar menggelar penyuluhan hidup sehat dan gizi seimbang di Kantor Desa Lamanda, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Jumat, 17 April 2026.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya menekan angka stunting di Kabupaten Bulukumba melalui edukasi langsung kepada masyarakat desa.

Kegiatan Penyuluhan ini dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengecekan gula darah dan asam urat. Sekitar 40 warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan mereka.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Desa Lamanda, Muhammad Amran, SP, bersama Sekretaris Desa, Bendahara Desa, staf, serta para kepala dusun dan Kader Posyandu. Kegiatan ini juga didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Abd. Haris Azis, S.Ag., M.Pd.I dan A. AR. Rakhmansya Iskandar, SKM., M.Kes.

Dalam penyuluhannya, Abd. Haris menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesehatan itu bagian dari iman. Ibadah tidak hanya soal ritual, tetapi juga bagaimana kita menjaga tubuh tetap sehat. Allah mencintai mukmin yang kuat dan sehat dibandingkan yang sering sakit,” ujarnya di hadapan warga.

Sementara itu, A. AR. Rakhmansya Iskandar mengingatkan masyarakat akan pentingnya pola makan bergizi seimbang sebagai langkah utama dalam mencegah stunting, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil.

“Pola makan bergizi seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan, terutama dalam mencegah stunting. Selain itu, peran radiologi juga mendukung deteksi dini berbagai kondisi kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Lamanda, Muhammad Amran, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat membantu warga dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Kami juga mengimbau masyarakat agar memiliki jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini Penyuluhan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa PKN PoltekMu di Posko 13 Desa Lamanda yang difokuskan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Selain penyuluhan dan pemeriksaan gratis, mahasiswa juga menjalankan sejumlah program lain seperti revitalisasi tugu desa, pembuatan tong sampah, kebersihan lingkungan, medical check up bagi anak sekolah, serta pembuatan papan plan alamat desa.

Mahasiswa  PKN PoltekMu yang tergabung dalam Posko 13 Desa Lamanda Kecamatan Bontotiro Bulukumba berasal dari berbagai program studi yaitu Radiologi, Teknologi Elektro Medis, (TEM),Teknologi Laboratorium Medis (TLM).

Selama kurang lebih tiga pekan, terhitung sejak 6 hingga 25 April 2026, pelaksanaan PKN Angkatan VII PoltekMu Makassar di Posko 13 Desa Lamanda dipimpin oleh Koordinator Desa (Kordes) Nabil Nurkhalis dari Program Studi Teknologi Elektro Medis.

Adapun susunan mahasiswa Posko 13 Desa Lamanda yakni:
1. Nabil Nurkhalis (Kordes)
2. Trisna Nugraha (Sekdes)
3. Rahmaniar S (Bendahara Posko)
4. Aldi Ismail
5. Ardio Ananta Putra Linggotu
6. Erda Linda
7. Firdayanti
8. Alya Maharani S
9. Andi Dhala Wulandari
10. Layis Tilitu
11. Darmawati
12. Sazkia Mato

Kehadiran mahasiswa lintas disiplin ini menunjukkan sinergi keilmuan dalam memberikan pelayanan yang komprehensif kepada masyarakat, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Diketahui sebelumnya, Direktur Politeknik Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. K.H. Mustari Bosra, M.A.,kembali mengirim 263 mahasiswa bersama dosen untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Praktik Kerja Nyata (PKN) 2026 di Kabupaten Bulukumba. Mereka disebar di 21 posko pada dua kecamatan, yakni Bontotiro dan Bonto Bahari. (Arya)

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply