Scroll untuk baca artikel
Berita

Rektor UM Palopo Jajaki Kerja Sama Akademik Internasional di Paris

×

Rektor UM Palopo Jajaki Kerja Sama Akademik Internasional di Paris

Share this article

KHITTAH.CO, PARIS — Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan dengan menjajaki kerja sama akademik bersama sejumlah institusi pendidikan di Prancis melalui lawatan akademik di Paris, Senin, 11 Mei 2026. Agenda tersebut difokuskan pada pengembangan program pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif internasional, serta penguatan jejaring pendidikan global guna meningkatkan daya saing sivitas akademika di tingkat internasional.

Rombongan dipimpin langsung oleh Rektor UM Palopo, Prof. Dr. Suhardi M. Anwar, M.M., CIQaR., CDM dan disambut oleh Assoc.Prof.Dr.oec.HSG Syarifah Hanoun selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Prancis melalui kolaborasi akademik yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari program student exchange, pertukaran dosen, penelitian bersama, hingga pengembangan kurikulum berbasis global. Program tersebut diharapkan mampu membuka akses pengalaman akademik lintas budaya bagi mahasiswa dan tenaga pendidik UM Palopo.

Baca juga: 29 Proposal Lolos Pendanaan Nasional, UNIMEN Jadi Juara 1 Penelitian Madya LLDIKTI Wilayah IX

Rektor UM Palopo, menyampaikan bahwa kerja sama internasional ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas bagi mahasiswa sekaligus meningkatkan kompetensi dosen melalui pertukaran ilmu dan budaya.

“Kami ingin membangun generasi akademik yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di kancah global,” ujarnya.

Menurutnya, lawatan akademik tersebut merupakan bagian dari visi UM Palopo dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan dunia global. Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kunjungan itu juga menjadi sarana diplomasi akademik yang menekankan kolaborasi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan antarnegara.

Sementara itu, Syarifah Hanoun mengapresiasi langkah aktif perguruan tinggi Indonesia, termasuk kampus daerah, dalam membangun jejaring internasional. Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam kerja sama global menunjukkan bahwa pendidikan Indonesia terus berkembang dan semakin siap tampil di panggung dunia.

Lawatan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan akademik yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas akademik di level internasional.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply