KHITTAH.CO, SINJAI — Momen penamatan siswa kelas XII MAN 2 Sinjai di UMSi Maraja Convention Center, menjadi istimewa ketika Rektor Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai (UIAD) Dr. Suriati menawarkan beasiswa pendidikan tinggi kepada salah satu lulusan teladan, Syahriani Putri. Tawaran itu diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap siswa berprestasi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan meski menghadapi keterbatasan ekonomi, Rabu, 13 Mei 2026.
Di hadapan para guru, orang tua siswa, dan tamu undangan, Dr. Suriati menyampaikan komitmen UIAD Sinjai dalam membuka akses pendidikan bagi generasi muda daerah yang memiliki semangat belajar tinggi.
“Kami di UIAD Sinjai berkomitmen membuka akses seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik daerah ini. Prestasi dan semangat belajar seperti yang ditunjukkan ananda Syahriani Putri adalah aset berharga bagi masa depan Sinjai. InsyaAllah, UIAD siap menjadi rumah untuk melanjutkan cita-citanya,” ujar Dr. Suriati.
Ia menjelaskan, tawaran beasiswa tersebut diberikan karena Syahriani dinilai sebagai salah satu siswa teladan dengan motivasi belajar yang kuat.
“Beasiswa ini kami tawarkan karena ananda merupakan salah satu siswa teladan dan memiliki motivasi belajar yang kuat. Kami ingin memastikan bahwa semangat itu tidak terhenti setelah lulus,” katanya.
Baca juga: UM Bulukumba Gelar Workshop Kurikulum dan RPS Berbasis OBE untuk Perkuat Mutu Akademik
Ketua panitia kegiatan, Basri Ali, membenarkan adanya apresiasi khusus dari Rektor UIAD Sinjai kepada salah satu lulusan terbaik MAN 2 Sinjai tersebut.
Sementara itu, guru MAN 2 Sinjai, Nurhudayah, menyampaikan dukungan penuh pihak sekolah terhadap tawaran beasiswa tersebut. Menurut dia, perhatian yang diberikan UIAD Sinjai menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus melanjutkan pendidikan.
“Iye, sangat-sangat mendukung, Pak. Tadi kita bincang khusus dengan siswa yang bersangkutan. Kami beri motivasi dan mempertimbangkan apresiasi dari Ibu Rektor. Sempat juga kami bicara dengan orang tua wali yang mendampingi untuk memperkuat hal tersebut,” ujarnya.
Nurhudayah mengungkapkan, Syahriani Putri tumbuh dalam kondisi keluarga yang tidak mudah. Sejak kecil, ia telah kehilangan ayahnya, sementara sang ibu merantau ke Malaysia untuk mencari nafkah.
“Anak ini sejak kecil sudah ditinggal wafat ayahnya. Ibunya merantau ke Malaysia untuk mencari nafkah, sehingga Syahriani dititip dan dibesarkan oleh omnya yang tadi mendampingi. Kami sangat terharu atas perhatian ini,” katanya.
Menurut pihak sekolah, Kepala MAN 2 Sinjai juga mengaku terharu atas apresiasi langsung yang diberikan Rektor UIAD Sinjai kepada salah satu siswanya pada momen penamatan tersebut.
Kegiatan pelepasan siswa kelas XII MAN 2 Sinjai turut dihadiri Ratnawati Arif selaku Bupati Sinjai, Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Laporan: Fatahillah
Editor: Asywid




















