KHITTAH.CO, GOWA — Rumah Sakit (RS) Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Unismuh Makassar menggelar pengajian rutin bulanan bagi karyawan di Mushalla RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar, Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Pembina Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta Kerohanian RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar, KH Said Abdul Shamad, yang menekankan pentingnya meneladani cara beribadah Nabi Ibrahim sebagai fondasi spiritual dalam kehidupan dan pelayanan rumah sakit.
Pengajian diikuti seratusan karyawan dan turut dihadiri Direktur RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar, Prof Syarifuddin Wahid, serta Ketua Dewan Pengawas, Dr HM Syaiful Saleh.
Dalam sambutannya, Prof Syarifuddin Wahid mengatakan pengajian rutin bulanan tersebut menjadi bagian dari pembinaan spiritual bagi seluruh karyawan rumah sakit.
“Pengajian ini sengaja diadakan untuk membasuh hati para karyawan. Dengan membasuh hati, kita mengikutsertakan hati dalam memberikan pelayanan di Rumah Sakit Muhammadiyah,” ujar Syarifuddin.
Sementara itu, KH Said Abdul Shamad dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa anjuran mengikuti cara beragama Nabi Ibrahim termaktub dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 95 dan Surah An-Nahl yang menegaskan pentingnya mengikuti agama Ibrahim yang lurus dan hanif.
Menurutnya, Nabi Ibrahim menunjukkan teladan beragama yang dilandasi keyakinan kuat kepada Allah serta perhatian besar terhadap ibadah.
“Ketaatan Nabi Ibrahim tidak hanya tampak dalam keyakinannya, tetapi juga dalam kesungguhannya menjaga ibadah dan mendidik keluarganya agar tetap mendirikan salat,” katanya.
Ia kemudian mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an, di antaranya Surah Al-An’am ayat 74 tentang penolakan Nabi Ibrahim terhadap penyembahan berhala, serta Surah Al-Baqarah ayat 260 mengenai permohonan Nabi Ibrahim agar diteguhkan keyakinannya kepada Allah.
Selain itu, KH Said Abdul Shamad juga mengutip Surah Ibrahim ayat 40 yang berisi doa Nabi Ibrahim agar dirinya dan keturunannya tetap mendirikan salat.
Pada akhir tausiyah, ia mengingatkan pentingnya menjaga rumah ibadah sebagaimana perintah Allah kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam Surah Al-Baqarah ayat 125.
Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan makan siang bersama antara jajaran pimpinan rumah sakit, pembina AIK dan kerohanian, serta para karyawan.




















