Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Nurul Marfu’ah Raih Gelar Doktor Unhas, Kembangkan Blok Ringan untuk Dinding Penahan Tanah Saat Gempa

×

Nurul Marfu’ah Raih Gelar Doktor Unhas, Kembangkan Blok Ringan untuk Dinding Penahan Tanah Saat Gempa

Share this article

KHITTAH.CO, Gowa — Nurul Marfu’ah AS meraih gelar doktor Program Studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin (Unhas) setelah mempertahankan disertasinya tentang pengembangan Lightweight Modular Block (LMB) untuk meningkatkan stabilitas dinding penahan tanah terhadap beban gempa. Penelitian tersebut menunjukkan penggunaan LMB sebagai substitusi sebagian material timbunan mampu menurunkan perpindahan horizontal maksimum hingga sekitar 3 milimeter pada model yang diuji dengan percepatan tanah puncak 0,3g.

Ujian Promosi Doktor Nurul berlangsung di JK CSA Building Lantai 3, Kampus Universitas Hasanuddin, Gowa, Selasa, 18 Agustus 2026.

Disertasi yang dipertahankan berjudul “Uji Karakteristik Dinamis dan Stabilitas Seismik Blok Modul Expanded Polystyrene sebagai Material Timbunan Tembok Penahan.”

Riset tersebut menawarkan pendekatan berbeda dalam meningkatkan stabilitas dinding penahan tanah. Jika selama ini penguatan dilakukan antara lain dengan memperbesar dimensi struktur, menambah lapisan perkuatan, memperpanjang geosintetik, atau menggunakan material dengan kuat tarik lebih tinggi, Nurul mengembangkan strategi dengan mengurangi berat material timbunan.

Pendekatan itu dilakukan melalui pemanfaatan material ringan berbasis Expanded Polystyrene (EPS) yang dikembangkan menjadi Lightweight Modular Block.

Riset Berangkat dari Ancaman Gempa dan Beban Timbunan

Penelitian Nurul berangkat dari persoalan konstruksi di Indonesia yang memiliki aktivitas seismik tinggi. Dinding penahan tanah menjadi salah satu struktur yang perlu dirancang agar mampu merespons beban dinamis akibat gempa.

Dalam sistem Geosynthetics Reinforced Soil Wall (GRSW), berat material timbunan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi gaya yang bekerja pada struktur.

Karena itu, Nurul mengembangkan material timbunan dengan bobot lebih ringan tanpa mengabaikan karakteristik mekaniknya.

Tahap pertama penelitian dilakukan dengan mengembangkan LMB menggunakan kombinasi tanah sedimen Waduk Bili-Bili, semen sebagai bahan stabilisasi, dan butiran EPS.

Berbagai komposisi material kemudian diuji melalui uji kuat tekan bebas dan uji geser langsung tak terdrainase. Pengujian tersebut dilakukan untuk mendapatkan komposisi yang paling efektif digunakan sebagai material blok ringan.

Penelitian kemudian dilanjutkan dengan pengujian lima model lereng sangat curam dengan kemiringan 73 derajat.

Model tersebut diuji untuk melihat stabilitas awal lereng sekaligus responsnya terhadap pembebanan seismik menggunakan meja getar.

Pada tahap akhir, Nurul membandingkan tiga konfigurasi, yakni lereng tanpa perkuatan, GRSW dengan desain fasad blok h, serta GRSW dengan fasad blok h yang sebagian material timbunannya digantikan menggunakan LMB.

Pengujian dilakukan dengan percepatan tanah puncak sebesar 0,3g.

Hasilnya memperlihatkan perbedaan yang cukup mencolok.

Pada lereng tanpa perkuatan, perpindahan horizontal maksimum mencapai 155 milimeter. Setelah menggunakan GRSW dengan blok h, angka tersebut turun menjadi 14 milimeter.

Ketika sebagian material timbunan kemudian disubstitusi menggunakan LMB, perpindahan horizontal maksimum turun lebih jauh menjadi sekitar 3 milimeter.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa kombinasi perkuatan tarik dengan pengurangan berat timbunan berpotensi meningkatkan stabilitas seismik sistem dinding penahan tanah.

Penelitian ini menghasilkan tiga kontribusi utama. Pertama, pengembangan LMB berbasis tanah sedimen, semen, dan EPS. Kedua, pengembangan fasad blok h dengan mekanisme interlocking. Ketiga, pembuktian eksperimental mengenai efektivitas kombinasi perkuatan tarik dan pengurangan berat timbunan dalam mereduksi respons perpindahan pada sistem dinding penahan tanah.

Dari Bili-Bili hingga Publikasi Internasional

Riset doktoral tersebut bukan titik awal perjalanan akademik Nurul. Berdasarkan riwayat akademiknya, ia menempuh pendidikan S1 Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada 2014–2019.

Sejak masa pendidikan dan setelah menyelesaikan studi sarjana, Nurul telah terlibat dalam sejumlah kegiatan penelitian dan pekerjaan yang berkaitan dengan teknik sipil.

Ia tercatat pernah menjadi bagian dari tim peneliti hibah penelitian LPDP pada 2017–2019. Pada 2019, ia juga terlibat dalam tim peneliti hibah penelitian LBE Universitas Hasanuddin serta menjadi trainer pelatihan pegawai Laboratorium Mekanika Tanah PT Vale Indonesia Tbk.

Pengalamannya berlanjut dalam sejumlah proyek teknik sipil, antara lain sebagai drafter proyek rehabilitasi Gedung Fakultas Teknik UNM pada 2019, anggota tim konsultan perencanaan ruas jalan Seko, Luwu Utara pada 2020, serta estimator proyek rehabilitasi ruang publik Kecamatan Suli dan Suli Barat pada 2020.

Nurul juga terlibat dalam penelitian proyek perkuatan lereng hasil kolaborasi Balitbangda Luwu Utara dan Unhas pada 2021.

Sejak 2020, ia tercatat sebagai bagian dari tim peneliti hibah penelitian Kemendikbudristek melalui Program Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

Jejak tersebut memperlihatkan bahwa penelitian tentang material ringan dan stabilitas lereng tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari perjalanan akademik dan pengalaman riset Nurul di bidang teknik sipil.

Kontribusinya juga telah masuk ke publikasi ilmiah internasional.

Salah satu publikasinya berjudul “Strength Characteristic of Lightweight Modular Block (LMB) Element using Stabilized Dredged Soil-EPS” yang diterbitkan di Civil Engineering Journal, Volume 9 Nomor 3, halaman 699–713 pada Maret 2023.

Publikasi tersebut tercatat dalam jurnal yang terindeks Scopus Q1.

Artikel lainnya berjudul “Utilization of Dredged Soil-EPS Mixture as a Lightweight Modular Blocks: A Study on the Bearing Capacity”, yang diterbitkan dalam International Journal of Geomate, Volume 29 Nomor 134, halaman 59–68.

Kedua publikasi tersebut memperlihatkan konsistensi tema riset Nurul, yakni pemanfaatan material berbobot ringan untuk kebutuhan konstruksi dan geoteknik.

Jejak Akademik

Dalam Ujian Promosi Doktor Unhas, Nurul mempertanggungjawabkan hasil penelitian tersebut di hadapan tim penguji yang dipimpin Prof. Dr. Eng. Ir. Tri Harianto, S.T., M.T. sebagai promotor.

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Ir. Hj. Rita Irmawaty, S.T., M.T. dan Prof. Ir. Achmad Bakri Muhiddin, M.Sc., Ph.D. bertindak sebagai co-promotor.

Nurul dinyatakan berhasil menyelesaikan ujian promosi dengan predikat sangat memuaskan.

Perjalanan itu menjadi semakin menarik karena Nurul menempuh pendidikan melalui jalur Program Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), sebuah skema pendidikan terintegrasi yang memungkinkan sarjana unggul melanjutkan studi menuju jenjang doktoral.

Capaian doktoral tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan akademik Nurul yang sejak awal banyak bersentuhan dengan penelitian material, mekanika tanah, lereng, dan infrastruktur.

Nurul juga merupakan putri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag.

Sejumlah tokoh hadir dalam ujian promosi tersebut, di antaranya Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Wakil Rektor II dan IV Universitas Muhammadiyah Makassar, Wakil Ketua PWM Sulawesi Selatan Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad, M.Ag., Prof. Dr. Gagaring Pagalung, serta Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan Dr. Mahmudah, M.Hum.

Bagi Nurul, capaian doktoral ini tidak hanya menandai peningkatan jenjang akademik, tetapi juga memperkuat rekam jejaknya sebagai peneliti di bidang teknik sipil.

Penelitian tentang LMB berbasis sedimen Waduk Bili-Bili, semen, dan EPS memberikan alternatif pendekatan dalam desain dinding penahan tanah, khususnya dengan mengurangi berat timbunan sebagai salah satu cara menekan respons struktur ketika menerima beban gempa.

Dengan pengalaman penelitian, keterlibatan dalam berbagai proyek teknik sipil, serta publikasi internasional yang telah dihasilkan, riset doktoral Nurul menempatkan pengembangan material ringan sebagai salah satu bagian dari upaya mencari konstruksi yang lebih adaptif terhadap kondisi geoteknik dan risiko seismik di Indonesia. (Kontributor/Editor: Abd Haris Zainuddin/Asywid)

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UMSI

Leave a Reply