KHITTAH.CO, PINRANG — MTs Muhammadiyah Punnia meraih Juara I Lomba Gerak Jalan Tingkat Kabupaten Pinrang yang digelar Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 13 Agustus 2026. Prestasi tersebut menjadi catatan penting karena MTs Muhammadiyah Punnia disebut sebagai satu-satunya sekolah swasta yang berhasil meraih juara dalam perlombaan tersebut.
Lomba gerak jalan itu diikuti sejumlah sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Pinrang. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, ketepatan gerakan, dan kesiapan selama perlombaan.
MTs Muhammadiyah Punnia tampil dengan ciri khas tersendiri. Para santri mengenakan seragam Hizbul Wathan (HW) lengkap saat mengikuti perlombaan. Penampilan tersebut sekaligus memperlihatkan identitas kepanduan Muhammadiyah di tengah perhelatan peringatan kemerdekaan di Kabupaten Pinrang.
Latihan Disiplin Sebelum Perlombaan
Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Para santri menjalani latihan secara intensif dengan pendampingan Anjas Saputra sebagai pelatih. Latihan diarahkan untuk membangun kekompakan barisan, ketepatan gerakan, kedisiplinan, serta kesiapan mental peserta sebelum tampil di hadapan juri.
Proses latihan yang dilakukan secara konsisten kemudian menjadi modal bagi para santri untuk tampil maksimal saat perlombaan berlangsung.
Kepala MTs Muhammadiyah Punnia, Ustadz Mukhsin, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kerja keras para santri, pelatih, dan seluruh pihak yang mendukung keikutsertaan sekolah dalam lomba tersebut.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh anak-anak. Terima kasih kepada seluruh santri yang telah berusaha, berlatih dengan sungguh-sungguh, dan memberikan penampilan terbaik. Terima kasih juga kepada pelatih yang senantiasa mendampingi dan membimbing para santri selama proses latihan hingga perlombaan,” ujar Mukhsin.
Menurut Mukhsin, keberhasilan tersebut tidak semata-mata menjadi capaian dalam sebuah perlombaan. Proses yang dijalani para santri selama latihan juga menjadi bagian dari pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
Kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kekompakan yang dibangun melalui latihan gerak jalan dinilai sejalan dengan upaya sekolah membentuk karakter peserta didik.
Penggunaan seragam HW dalam perlombaan juga menjadi bagian dari pengenalan identitas Muhammadiyah kepada masyarakat. Para santri tidak hanya membawa nama madrasah, tetapi juga menunjukkan eksistensi kegiatan kepanduan Hizbul Wathan dalam lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Menjadi Motivasi untuk Berprestasi
Gelar juara pertama di tingkat Kabupaten Pinrang diharapkan menjadi pemacu bagi para santri MTs Muhammadiyah Punnia untuk mempertahankan semangat berprestasi.
Capaian tersebut juga menunjukkan bahwa kegiatan nonakademik dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, kedisiplinan, dan kepercayaan diri.
Bagi MTs Muhammadiyah Punnia, kemenangan dalam lomba gerak jalan ini menjadi tambahan prestasi sekaligus motivasi untuk terus memberikan ruang kepada santri mengembangkan potensi mereka, baik di bidang akademik maupun nonakademik. (Kontributor/Editor: Tim Media/Asywid)






















