KHITTAH.CO, GORONTALO — Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Pemuda Muhammadiyah Gorontalo menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan arah gerakan menuju Muktamar Pemuda Muhammadiyah 2027. Kegiatan mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Gorontalo Jaya” dan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Rabu (9/9/2026) berlangsung di Aula Lantai V Kedokteran UMGO.
Rapimwil turut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sekaligus Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom.
Dalam sambutannya, Dzulfikar menekankan pentingnya peran Pemuda Muhammadiyah dalam membangun peradaban, khususnya melalui politik yang amanah dan penguatan ilmu pengetahuan.
“Tugas pemuda adalah membangun peradaban atau dikenal trilogi pemuda muhammadiyah, pilar pertama berfokus pada pembentukan karakter spritual pemuda, ke dua intelektualitas menekankan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai motor penggerak peradaban dan ketiga humanitas atau pemberdayaan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.
Ia juga melihat keberadaan UMGO sebagai salah satu wujud kontribusi Muhammadiyah dalam membangun peradaban ilmu melalui pendidikan.
Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Gorontalo, Zainuddin, M.AP., mengatakan kehadiran Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah menjadi kehormatan sekaligus momentum memperkuat konsolidasi organisasi.
“Filosofi kita fastabiqul khairat. Kita mengonsolidasikan bagaimana menjelang Muktamar Pemuda Muhammadiyah 2027, melihat progres dan program-program yang sudah dilaksanakan,” kata Zainuddin.
Ia menambahkan, sebelum Muktamar, Pemuda Muhammadiyah Gorontalo juga akan melaksanakan Diklat KOKAM serta memperkuat dakwah Muhammadiyah hingga ke akar rumput.
Sementara itu, Ketua PWM Gorontalo, Dr. Sabara Karim Ngou, berharap Rapimwil tidak sekadar menjadi forum organisasi, tetapi mampu melahirkan gerakan nyata.
“Saya sangat berharap Rapimwil bisa mengonsolidasikan semua program yang sudah disepakati. Banyak amanah Muktamar yang patut dikerjakan. Jangan sampai organisasi hanya dari Musywil ke Musywil, tetapi bagaimana aksinya,” tegas Sabara.
Rapimwil turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H., Rektor UMGO, jajaran pimpinan Muhammadiyah dan organisasi otonom Muhammadiyah, serta peserta Rapimwil.




















