KHITTAH.CO, SELAYAR — Penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa menandai pelepasan 125 mahasiswa Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Sebanyak 115 mahasiswa akan menjalani pengabdian selama 45 hari di tiga kecamatan di Kabupaten Kepulauan Selayar, sementara 10 mahasiswa lainnya ditempatkan di Palopo, Kamis, 17 September 2026.
Penyematan atribut KKN dilakukan Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si., kepada perwakilan mahasiswa. Prosesi tersebut disaksikan Rektor ITSBM Selayar, Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, M.S., M.H dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman, S.E., M.Si.
Bagi ITSBM Selayar, penyematan atribut tersebut bukan sekadar penanda keberangkatan mahasiswa ke lokasi KKN. Kegiatan itu menjadi awal bagi mahasiswa untuk membawa pengetahuan yang diperoleh di kampus ke tengah masyarakat sekaligus belajar memahami kehidupan sosial di wilayah pengabdian.
Rektor ITSBM Selayar, Prof. Akbar Silo, mengatakan KKN merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengatakan mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di ruang perkuliahan. Melalui KKN, mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengimplementasikan pengetahuan sesuai bidang keilmuan.
“Melalui KKN, mahasiswa belajar langsung bersama masyarakat. Ini bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, bagaimana ilmu yang diperoleh di kampus dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Prof. Akbar Silo menambahkan, pengalaman selama berada di lokasi KKN diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami kondisi masyarakat secara lebih dekat. Interaksi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan di ITSBM Selayar.
Sebanyak 115 mahasiswa akan ditempatkan di Kecamatan Bontomanai, Pasimarannu, dan Takabonerate. Mereka akan menjalankan program pengabdian selama 45 hari bersama masyarakat di wilayah masing-masing.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Kepulauan Selayar yang disampaikan Sekda Andi Abdurrahman, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menyambut baik pelaksanaan KKN ITSBM Selayar.
Ia mengatakan keberadaan ITSBM Selayar sebagai perguruan tinggi yang berada di Kepulauan Selayar membuat kegiatan KKN memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat daerah tersebut.
“Hari ini kita kembali menerima mahasiswa KKN, dan yang kita terima adalah anak-anak kita sendiri, mahasiswa ITSBM Selayar. Kampusnya berada di Selayar, dan pengabdiannya juga dilaksanakan di wilayah Selayar,” kata Andi Abdurrahman.
Ia berpesan agar mahasiswa tidak datang ke desa dengan membawa anggapan bahwa mereka paling mengetahui persoalan masyarakat. Sebaliknya, mahasiswa diminta membuka diri untuk belajar dan bekerja bersama masyarakat.
“Datanglah ke desa bukan sebagai orang yang merasa paling tahu. Datanglah sebagai mahasiswa yang ingin belajar, bekerja bersama masyarakat, dan memberikan manfaat,” pesannya.
Mahasiswa juga diminta memahami adat dan kearifan lokal, membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.
Setelah atribut KKN disematkan, 125 mahasiswa ITSBM Selayar resmi menjalankan program pengabdian di wilayah penempatan masing-masing. Selama 45 hari, mereka diharapkan tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga membangun pengalaman belajar dari masyarakat dan mengenali potensi lokal yang ada di wilayah pengabdian.
Kontributor/Editor: Andi Asywid Nur






















