KHITTAH.CO, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) turut ambil bagian dalam pelaksanaan Program Kosabangsa Tahun 2026 melalui kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Kosabangsa dan penandatanganan kontrak bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Jumat, 18 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Ridwan Saleh Mattayang LLDIKTI Wilayah IX, Makassar, tersebut dihadiri pimpinan perguruan tinggi dan ketua tim pelaksana Program Kosabangsa dari berbagai perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian koordinasi pelaksanaan program pendanaan riset dan pengembangan tahun 2026,Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan,Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Agenda mencakup arahan Kepala LLDIKTI Wilayah IX serta penandatanganan kontrak Penelitian Batch II dan Program Kosabangsa Tahun 2026.
Dalam Program Koasabngsa 2026, Tim Kosabangsa UM Bulukumba mengusung judul “Integrasi Smart Farming Berbasis Rekayasa Kolam Terpal Berkincir dan Energi Surya sebagai Mitigasi Bencana Kekeringan Guna Ketahanan Ekonomi Kelompok Peternak dan Pembudidaya Ikan di Desa Mattirowalie, Kabupaten Bone.”
Rektor UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah A.P, M.Si., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan UM Bulukumba dalam Program Kosabangsa 2026. Menurutnya, keterlibatan dalam program tersebut menjadi bagian penting dari komitmen universitas untuk menghadirkan kontribusi nyata melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam menjawab kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Program Kosabangsa menjadi ruang bagi UM Bulukumba untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi yang aplikatif bagi masyarakat. Kami tentu berharap program ini tidak hanya menghasilkan kegiatan, tetapi juga memberikan dampak yang dapat dirasakan dan berkelanjutan bagi masyarakat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan institusi akan terus diberikan agar tim pelaksana dapat menjalankan program secara optimal, mulai dari tahap pelaksanaan hingga evaluasi dan keberlanjutan program.
Sementara itu, Muhammad Athar Asmas, S.Pd., M.Pd., selaku ketua pelaksana Kosabangsa, mengatakan bahwa rapat koordinasi dan penandatanganan kontrak menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman terkait pelaksanaan Program Kosabangsa 2026.
“Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Program Kosabangsa dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan target yang telah ditetapkan. Kami akan berupaya agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menghasilkan luaran yang terukur,” jelasnya.
Menurut Athar, koordinasi dengan LLDIKTI dan pihak-pihak terkait diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan secara efektif, kolaboratif, dan sesuai dengan tujuan Program Kosabangsa.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai keterlibatan UM Bulukumba dalam Program Kosabangsa 2026 menjadi bagian dari penguatan kualitas pengabdian kepada masyarakat berbasis kebutuhan dan potensi lokal.
“LPPM akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada tim pelaksana agar Program Kosabangsa ini dapat berjalan dengan baik. Yang terpenting adalah bagaimana hasil program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas perguruan tinggi dalam melaksanakan pengabdian yang berbasis solusi,” ungkapnya.
Ilmar menambahkan bahwa program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait sehingga hasil pengabdian tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Keikutsertaan UM Bulukumba dalam Program Kosabangsa 2026 sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemecahan masalah, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya koordinasi dan penandatanganan kontrak tersebut, UM Bulukumba selanjutnya akan mempersiapkan pelaksanaan program sesuai tahapan dan ketentuan yang telah ditetapkan, dengan mengedepankan kolaborasi, kebermanfaatan, serta keberlanjutan program di masyarakat.
(Syayyidina Ali)






















