Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Tiga Santri MA Muhammadiyah Punnia Pinrang Berlaga di OMI Tingkat Sulsel

×

Tiga Santri MA Muhammadiyah Punnia Pinrang Berlaga di OMI Tingkat Sulsel

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Tiga santri MA Muhammadiyah Punnia Pinrang membawa nama Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di MAN 3 Makassar, 5–6 Oktober 2026. Mereka berkompetisi pada bidang Geografi, Biologi, dan Fisika setelah lolos dari tahapan seleksi sebelumnya.

Ketiga santri tersebut yakni Nur Azizah, siswa kelas XII yang mengikuti bidang Geografi; Muh. Afif Nur Taqwa, kelas XI pada bidang Biologi; dan Nur Azikin, kelas X pada bidang Fisika.

Mereka berangkat dari Pinrang pada 5 Oktober 2026 dengan didampingi Sumarni, S.Pd., Gr., Musdalifah, S.Pd., Gr., dan St. Khadijah.

Tiga Bidang, Tiga Santri

Kompetisi OMI tingkat provinsi berlangsung pada 6 Oktober 2026 mulai pukul 07.30 hingga 15.30 WITA. Para peserta mengikuti kompetisi sesuai bidang masing-masing.

Bagi ketiga santri MA Muhammadiyah Punnia, keikutsertaan di tingkat provinsi menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan akademik sekaligus menambah pengalaman berkompetisi bersama siswa dari berbagai madrasah di Sulawesi Selatan.

Mereka dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu berpikir kritis, teliti, dan menyelesaikan soal dalam situasi kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.

Keikutsertaan tersebut merupakan kelanjutan dari proses seleksi yang telah dilalui sebelumnya. Lolos ke tingkat provinsi menjadi capaian tersendiri bagi madrasah sekaligus bagian dari proses pembinaan prestasi akademik santri.

Kepala Madrasah Apresiasi Perjuangan Santri

Kepala MA Muhammadiyah Punnia, Nasmiati, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi perjuangan tiga santrinya yang berhasil mencapai tingkat provinsi.

Menurut dia, keikutsertaan dalam kompetisi tidak semata-mata diukur dari hasil akhir atau perolehan juara. Pengalaman berkompetisi juga penting untuk membangun keberanian dan kemampuan santri menghadapi tantangan akademik.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak yang telah berhasil sampai ke tingkat provinsi. Bagi kami, keikutsertaan mereka bukan hanya tentang mendapatkan juara, tetapi juga tentang keberanian untuk berkompetisi, pengalaman, dan proses mengembangkan kemampuan mereka. Kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi mereka dan juga bagi santri-santri lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Nasmiati.

Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi santri lain untuk mengembangkan potensi masing-masing melalui berbagai ajang akademik.

Menjadi Bagian dari Pembinaan Prestasi

Keikutsertaan Nur Azizah, Muh. Afif Nur Taqwa, dan Nur Azikin juga menunjukkan keterlibatan santri dari tiga jenjang kelas, yakni X, XI, dan XII.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari kesinambungan pembinaan potensi akademik di MA Muhammadiyah Punnia. Madrasah berharap pengalaman ketiga santri di tingkat provinsi dapat menjadi pembelajaran sekaligus motivasi bagi peserta didik lainnya.

Selain aspek akademik, kompetisi juga menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan kedisiplinan, ketelitian, kepercayaan diri, dan kesiapan menghadapi persaingan.

Keluarga besar Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia memberikan apresiasi kepada ketiga santri dan para pendamping yang telah mengikuti rangkaian OMI tingkat provinsi.

Keikutsertaan tersebut sekaligus membawa nama MA Muhammadiyah Punnia dan Kabupaten Pinrang dalam kompetisi madrasah tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UNIMEN

Leave a Reply