
KHITTAH.CO, MAKASSAR — Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Nasrullah, S.E., M.M., berhasil meraih gelar doktor pada Program Doktor Manajemen Universitas Hasanuddin (Unhas).
Nasrullah menjalani Ujian Tutup Disertasi pada Rabu, 7 Oktober 2026, di Aula Ujian Lantai 1 Gedung Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
Capaian akademik tersebut terasa istimewa karena Nasrullah mampu menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu relatif singkat, yakni 2 tahun 2 bulan 7 hari. Dalam penyusunan disertasi, ia dibimbing Promotor Prof Dr Nurdin Brasit, SE, MSi dan Ko-Promotor Prof Dr Maat Pono, SE, MSi.
Usai ujian tutup, Nasrullah menyampaikan rasa syukur sekaligus berharap mendapatkan doa dan dukungan dari keluarga, kolega, serta sivitas akademika.
“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan tersendiri bagi saya apabila Bapak/Ibu, Saudara, dan rekan-rekan berkenan hadir untuk memberikan doa dan dukungan secara langsung di momen yang sangat penting ini,” ujar Nasrullah.
Disertasi yang dipertahankannya berjudul “Pengaruh Sikap, Kontrol Perilaku, Harapan Kinerja, dan Kondisi Pendukung terhadap Perilaku Berwirausaha Dimediasi Niat Berwirausaha di Kalangan Mahasiswa Sulawesi Selatan.”
Penelitian tersebut berangkat dari persoalan masih rendahnya keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam aktivitas kewirausahaan. Nasrullah mencatat rasio kewirausahaan Sulawesi Selatan baru mencapai 3,47 persen, sementara target pemerintah sebesar 8 persen pada 2045.
Di tengah kondisi tersebut, banyak mahasiswa masih cenderung menjadikan pekerjaan formal sebagai pilihan utama setelah menyelesaikan pendidikan. Menjadi pegawai negeri ataupun karyawan perusahaan lebih diminati dibandingkan keberanian merintis usaha secara mandiri.
Melalui disertasinya, Nasrullah berupaya menjelaskan faktor-faktor yang dapat mendorong mahasiswa bergerak dari sekadar memiliki keinginan berwirausaha menuju tindakan nyata.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei. Nasrullah mengintegrasikan dua kerangka teori, yakni Theory of Planned Behavior (TPB) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT).
Integrasi kedua teori digunakan untuk menganalisis pengaruh sikap, kontrol perilaku, harapan kinerja, dan kondisi pendukung terhadap perilaku berwirausaha mahasiswa. Penelitian juga menguji posisi niat berwirausaha sebagai variabel yang memediasi hubungan faktor-faktor tersebut dengan perilaku berwirausaha.
Analisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa sikap, kontrol perilaku, harapan kinerja, dan kondisi pendukung berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku berwirausaha mahasiswa.
Niat berwirausaha juga terbukti memiliki peran penting. Variabel tersebut mampu memediasi hubungan antara sikap, kontrol perilaku, harapan kinerja, dan kondisi pendukung dengan perilaku berwirausaha.
Model penelitian yang dikembangkan Nasrullah mampu menjelaskan 53,7 persen variasi perilaku berwirausaha dan 47,1 persen variasi niat berwirausaha mahasiswa.
Temuan tersebut membawa sejumlah implikasi bagi pemerintah dan perguruan tinggi. Pemerintah didorong membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kondusif melalui regulasi yang mendukung, perluasan akses permodalan, serta penguatan infrastruktur digital.
Perguruan tinggi juga dinilai perlu memperkuat keberadaan inkubator bisnis kampus dan mengembangkan kurikulum kewirausahaan yang tidak berhenti pada penguasaan teori bisnis. Kurikulum perlu mengintegrasikan pembentukan mental, sikap, kontrol perilaku, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital.
Mahasiswa, lanjutnya dalam rekomendasi penelitian, perlu didorong mengubah orientasi dari sekadar pencari kerja atau job seeker menjadi pencipta lapangan kerja atau job creator. Keberanian mengambil risiko dan kemampuan menerjemahkan niat menjadi tindakan nyata menjadi bagian penting dalam membangun generasi wirausaha baru.
Nasrullah merupakan dosen tetap Prodi Manajemen FEB Unismuh Makassar. Ia pernah dipercaya sebagai Sekretaris Prodi Manajemen periode 2020–2022 dan sejak 2022 menjabat Ketua Prodi Manajemen.
Perjalanan akademiknya juga lekat dengan Unismuh Makassar. Nasrullah menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Unismuh pada 2014 dan Magister Manajemen pada 2016 sebelum melanjutkan pendidikan doktor di Universitas Hasanuddin.
Dalam perjalanan keilmuannya, Nasrullah mengembangkan minat penelitian pada bidang manajemen keuangan, manajemen kewirausahaan, hingga perilaku berwirausaha. Ia juga aktif mengikuti konferensi internasional dan menghasilkan publikasi ilmiah.
Atas keberhasilan menyelesaikan studi doktoral tersebut, Nasrullah menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Unismuh Makassar, Dekan FEB, dan seluruh sivitas akademika yang telah memberikan dukungan dan kesempatan selama masa studinya.
Rasa terima kasih secara khusus juga ia sampaikan kepada orang tua, istri, saudara, dan seluruh keluarga besar yang terus memberikan doa dan dukungan selama perjalanan akademiknya.
“Atas perhatian, kehadiran, dan doa, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Nasrullah.
Raihan gelar doktor tersebut sekaligus memperkuat sumber daya akademik FEB Unismuh Makassar, khususnya Prodi Manajemen, dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan kajian kewirausahaan.






















