Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Fakultas Teknik Unismuh Bawa Enam Inovasi dan Program Pemberdayaan ke Jepang

×

Fakultas Teknik Unismuh Bawa Enam Inovasi dan Program Pemberdayaan ke Jepang

Share this article

KHITTAH.CO, CHIBA, JEPANG — Dari teknologi pemantauan kualitas air hingga sarung tangan pintar bagi anak tunarungu, sejumlah inovasi diperkenalkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kepada komunitas diaspora Indonesia di Jepang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi memperluas manfaat ilmu pengetahuan melampaui batas negara.

Berbagai inovasi tersebut diperkenalkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional yang berlangsung di Chiba Islamic Cultural Center (CICC), Jepang, Ahad, 11 Oktober 2026.

Mengusung tema “Sustainable Communities through Knowledge, Innovation, and Collaboration”, kegiatan ini menghadirkan enam program yang memadukan penerapan teknologi, pelestarian lingkungan, literasi digital, dan pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaannya melibatkan sejumlah mitra, yakni Kanazawa Institute of Technology (KIT), Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang, Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Chiba, serta Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Chiba.

Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd Rakhim Nanda, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama rombongan Fakultas Teknik yang dipimpin Dekan Muhammad Syafaat S Kuba.

Dekan Fakultas Teknik Unismuh, Muhammad Ir Syafaat S Kuba MT, mengatakan, pengabdian internasional tersebut dirancang untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran komunitas diaspora Indonesia di Jepang sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan pembelajaran bersama.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pengetahuan dan inovasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi bersama mitra di Jepang menjadi kesempatan untuk saling belajar dan membangun pengabdian yang berkelanjutan,” ujar Syafaat.

Dari Konservasi Air hingga Keamanan Digital

Enam program yang diperkenalkan mencerminkan beragam bidang keilmuan dan penerapan teknologi.

Pada bidang lingkungan, tim Fakultas Teknik memperkenalkan konservasi air berbasis komunitas serta metode sederhana untuk memantau kualitas air. Kedua program ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Persoalan tata ruang perkotaan juga mendapat perhatian melalui pengenalan konsep walkable city, yakni pengembangan kawasan perkotaan yang mendukung mobilitas pejalan kaki. Materi ini disampaikan melalui pendekatan studi komparatif dan kolaborasi komunitas.

Sementara itu, pada bidang literasi digital, peserta mendapatkan pengenalan keamanan siber, terutama cara mengenali dan menghindari penipuan digital serta phishing, yaitu upaya memperoleh informasi pribadi melalui penyamaran identitas atau komunikasi palsu.

Tim juga memperkenalkan metode verifikasi arah kiblat dengan memanfaatkan bayangan matahari. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip sains dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan praktis masyarakat Muslim.

Program lainnya menyentuh bidang teknologi inklusif, melalui pengenalan sistem terapi mandiri berbasis teknologi imersif dan sarung tangan pintar untuk anak tunarungu yang memanfaatkan deep learning atau pembelajaran mendalam.

Pengenalan teknologi tersebut memperlihatkan peluang pemanfaatan rekayasa digital untuk mendukung aksesibilitas dan kebutuhan kelompok penyandang disabilitas.

Memperluas Kerja Sama

Selain pelaksanaan program pengabdian, kunjungan Fakultas Teknik Unismuh ke Jepang juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) bersama PCIM Jepang dan PRIM Chiba.

Kesepakatan tersebut menjadi landasan untuk mengembangkan kegiatan bersama, terutama pengabdian kepada masyarakat dan pelaksanaan Caturdharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Kerja sama ini juga membuka peluang keterlibatan komunitas diaspora dalam kegiatan akademik dan penerapan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Program pengabdian internasional tersebut berkaitan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain pendidikan berkualitas, penyediaan air bersih, pengembangan inovasi, pengurangan kesenjangan, pembangunan kota berkelanjutan, dan penguatan kemitraan.

Bagi Fakultas Teknik Unismuh, kegiatan di Chiba tidak hanya menjadi kesempatan memperkenalkan hasil pengembangan ilmu pengetahuan. Pertemuan dengan diaspora Indonesia dan mitra di Jepang juga menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang dapat dilanjutkan melalui program-program pengabdian berikutnya.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply