Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Wisuda Ke-89, Unismuh Gandeng Tiga Mitra dan Sosialisasikan Prodi Baru

×

Wisuda Ke-89, Unismuh Gandeng Tiga Mitra dan Sosialisasikan Prodi Baru

Share this article
Wawancara dengan WR 1 Unismuh Makassar

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memanfaatkan momentum Wisuda Ke-89 untuk memperluas kerja sama kelembagaan sekaligus menyosialisasikan program studi baru. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Unismuh meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat jejaring kemitraan, dan menjawab kebutuhan sumber daya manusia di masyarakat.

Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai dalam rangkaian wisuda hari kedua di Balai Sidang Muktamar Ke-47 Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Prof Andis, sapaan Andi Sukri Syamsuri, wisuda bukan semata-mata seremoni penyerahan ijazah kepada mahasiswa. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum universitas menyampaikan capaian akademik dan mempertanggungjawabkan penyelenggaraan pendidikan kepada masyarakat.

“Semua kita lakukan ini sebagai sebuah bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” ujar Prof Andis

Perluas Kerja Sama dengan Tiga Lembaga

Pada wisuda hari kedua, Unismuh menjalin kerja sama dengan tiga mitra, yakni Pemerintah Kabupaten Maros, organisasi PERADI Profesional Hukum dan Advokasi, serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar.

Prof Andis menjelaskan, kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi Unismuh sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah, pelaksanaan tridarma tersebut juga dilengkapi dengan penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Kemitraan dengan berbagai lembaga diharapkan membuka peluang pengembangan kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatan kompetensi mahasiswa dan lulusan.

Kembangkan Tiga Program Studi Baru

Selain memperluas kerja sama, Unismuh juga mengembangkan tiga program studi baru yang telah memperoleh izin penyelenggaraan, yakni S1 Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners, dan S1 Teknik Pertambangan.

Prof Andis menaruh perhatian khusus pada pembukaan Program Studi S1 Teknik Pertambangan, karena pendaftaran Prodi tersebut masih terbuka hingga 30 Oktober 2026. Menurut dia, program tersebut memiliki prospek pengembangan karena kawasan timur Indonesia dikenal memiliki potensi sumber daya mineral dan aktivitas pertambangan.

“Di kawasan timur ini kan masih dihitung jari perguruan tinggi yang punya pertambangan,” katanya.
Baca Juga: Prodi Baru, Pendidikan Profesi Bidan Unismuh Makassar Langsung Raih Akreditasi Unggul

Ia menjelaskan, posisi geografis Unismuh di kawasan timur Indonesia menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan program studi tersebut. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung penyediaan tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidang pertambangan.

“Kalau ada keluarga mau masuk S1 Pertambangan, silakan, masih terbuka sampai tanggal 30 Oktober ini,” ujarnya.

Dengan penambahan program studi tersebut, Unismuh Makassar kini memiliki 76 program studi pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma, sarjana, profesi, magister, doktor, hingga pendidikan dokter spesialis.

Wisuda sebagai Evaluasi Universitas

Dalam kesempatan itu, Prof Andis menjelaskan bahwa Wisuda Ke-89 yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Oktober 2026, diikuti sekitar 1.600 lulusan. Berdasarkan laporan akademik rektor, jumlah pastinya mencapai 1.598 orang.

Menurut dia, pelaksanaan wisuda juga merupakan kesempatan mengevaluasi berbagai capaian universitas selama setahun terakhir. Capaian tersebut disampaikan melalui pidato akademik Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda.

Prof Andis turut mengapresiasi antusiasme keluarga yang hadir mendampingi para wisudawan. Ia mengatakan, pendamping lulusan tidak hanya berasal dari kalangan orang tua, tetapi juga saudara dan anggota keluarga lainnya.

Karena kapasitas Balai Sidang terbatas, panitia menyediakan area tambahan berupa tenda untuk menampung keluarga yang tidak dapat mengikuti prosesi langsung dari dalam gedung.

Prof Andis juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perlambatan arus kendaraan di Jalan Sultan Alauddin selama berlangsungnya wisuda. Pihak universitas, menurut dia, telah berkoordinasi dengan unsur keamanan, termasuk TNI dan kepolisian, untuk membantu kelancaran kegiatan.

Pesan untuk Alumni Muhammadiyah

Pada bagian akhir wawancara, Prof Andis berpesan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri setelah memperoleh gelar akademik. Ijazah, menurut dia, harus menjadi awal untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Ia juga mendorong para alumni melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor apabila memiliki kesempatan.

Sebagai lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah, mereka diharapkan tetap menjaga hubungan dengan persyarikatan dan berkontribusi melalui kegiatan organisasi di tempat masing-masing.

“Kita berharap mereka jika berada di tengah masyarakat tetap mengingat ranting dan cabang-cabang Muhammadiyah,” pesannya.

Prof Andis berharap para lulusan segera memperoleh pekerjaan dan mampu menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi Unismuh, keberhasilan penyelenggaraan wisuda, perluasan kemitraan, serta pengembangan program studi baru menjadi bagian dari upaya memperkuat peran universitas dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply