Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Mahasiswi UIAD Sinjai Raih Juara 1 Provinsi Olimpiade Bahasa Inggris

×

Mahasiswi UIAD Sinjai Raih Juara 1 Provinsi Olimpiade Bahasa Inggris

Share this article

KHITTAH.CO, SINJAI — Siti Fatimahtu Sahra, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VII Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, meraih juara pertama tingkat provinsi dan peringkat ke-34 tingkat nasional dalam bidang Bahasa Inggris pada Olimpiade Nasional Indonesia. Kompetisi yang diselenggarakan University.ID melalui Festival Olimpiade Tingkat Nasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tetap memiliki peluang berprestasi di tengah kesibukan perkuliahan, termasuk saat memasuki semester akhir.

Mahasiswi yang berdomisili di BTN Lambassang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, tersebut mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Baginya, prestasi ini bukan semata-mata tentang kemenangan, melainkan juga hasil dari keberanian mencoba, kemauan belajar, dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri.

Sahra menilai mahasiswa perlu terus mencari ruang untuk bertumbuh dan mengasah kompetensi, tanpa menjadikan tingginya semester sebagai alasan untuk berhenti berkompetisi.

“Menjadi seorang mahasiswa harus mampu mencari peluang dan kesempatan, sekecil apa pun itu. Meskipun semester sudah semakin tinggi, jiwa berkompetisi harus senantiasa ditanamkan dalam diri,” ungkapnya, Jumat, 23 Oktober 2026.

Berani Memulai dan Tidak Takut Gagal

Bagi Sahra, mengikuti kompetisi merupakan bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman berharga. Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak perlu menunggu merasa sempurna untuk memulai sesuatu yang baru.

Menurutnya, keberanian mengambil kesempatan perlu disertai kemauan untuk mengevaluasi diri. Kegagalan bukan alasan untuk berhenti mencoba, sedangkan keberhasilan tetap perlu menjadi bahan refleksi agar kemampuan terus berkembang.

“Silakan memulai, persoalan hasil itu adalah proses. Jika gagal, kita coba lagi. Jika sukses, kita sama-sama mengevaluasi kembali kinerja kita. Pada intinya, belajar itu adalah kewajiban bersama. Tua muda semua dituntut dengan amanah masing-masing. Tetap semangat dan berani memulai,” tuturnya.

Pesan tersebut mencerminkan pandangannya bahwa proses belajar tidak berhenti ketika mahasiswa memasuki semester akhir. Sebaliknya, masa perkuliahan dapat menjadi kesempatan untuk memperluas pengalaman, menguji kemampuan, dan membangun kepercayaan diri melalui berbagai kegiatan akademik.

Prestasi Mahasiswa Jadi Motivasi bagi Almamater

Pencapaian Sahra di tingkat provinsi dan nasional diharapkan dapat mendorong mahasiswa UIAD Sinjai lainnya untuk lebih aktif mengikuti kompetisi akademik. Keikutsertaan dalam ajang semacam ini tidak hanya membuka peluang meraih penghargaan, tetapi juga memberikan pengalaman untuk mengukur dan meningkatkan kompetensi.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya membangun budaya belajar yang mendorong mahasiswa berani mencoba, konsisten mengembangkan kemampuan, dan terbuka terhadap evaluasi.

Bagi Sahra, setiap kesempatan memiliki nilai pembelajaran tersendiri. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak membatasi diri hanya pada aktivitas perkuliahan, tetapi juga berani mengambil peluang untuk mengembangkan potensi di luar ruang kelas.

Capaian ini menjadi dorongan bagi mahasiswa UIAD Sinjai untuk terus meningkatkan kemampuan dan membawa nama baik almamater melalui prestasi akademik di tingkat provinsi maupun nasional.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply