Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

PSM Makassar Bidik Poin di Kandang Borneo FC, Suporter: Perlihatkan Perkembangan Latihan

×

PSM Makassar Bidik Poin di Kandang Borneo FC, Suporter: Perlihatkan Perkembangan Latihan

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR  — PSM Makassar menghadapi ujian penting saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027. Pertandingan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu, 7 November 2026, pukul 16.30 Wita.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen setelah sama-sama gagal meraih kemenangan pada pertandingan sebelumnya. PSM yang berjuluk Juku Eja berupaya membawa pulang poin melalui pembenahan permainan, sementara Borneo FC ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Kedua kesebelasan mengoleksi sembilan poin menjelang pertandingan ini. Borneo FC menempati peringkat kedelapan, sedangkan PSM berada satu tingkat di bawahnya berdasarkan klasemen yang dirilis operator kompetisi pada Jumat, 6 November 2026.

PSM datang ke Samarinda setelah kalah 0-1 dari Madura United pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sementara itu, Borneo FC yang berjuluk Pesut Etam menelan kekalahan 1-2 ketika bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada Minggu, 1 November 2026.

PSM Makassar Siapkan Strategi Hadapi Borneo FC

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menyadari timnya masih membutuhkan pembenahan untuk kembali menunjukkan permainan yang konsisten. Menurut dia, memperbaiki performa PSM memerlukan proses dan kerja keras sehingga seluruh pemain harus memusatkan perhatian pada pertandingan terdekat.

“Kami menyibukkan dengan pertandingan yang paling dekat melawan Borneo FC,” ujar Kalezic, sebagaimana dikutip dari laman resmi I.League, Jumat, 6 November 2026. Ia menegaskan bahwa proses mengembalikan PSM ke posisi yang diharapkan bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan kesungguhan seluruh anggota tim.

Dalam pertandingan tersebut, PSM berpeluang menggunakan skema tiga bek dengan formasi 3-4-3 untuk memperkuat pertahanan sekaligus membuka ruang serangan melalui kedua sisi lapangan. Namun, susunan pemain dan formasi yang digunakan masih bergantung pada keputusan Kalezic menjelang pertandingan.

Di sektor pertahanan, Hilman Syah menjadi salah satu pilihan untuk mengawal gawang PSM. Aloisio Neto, Nenad Lalic, dan Agung Mannan juga masuk dalam proyeksi pemain yang dapat mengisi barisan belakang apabila tim pelatih menerapkan formasi tiga bek.

Pada lini tengah, Henhen Herdiana dan Victor Luiz berpotensi menjalankan peran sebagai pemain sayap yang membantu pertahanan sekaligus mendukung serangan. Ananda Raehan dan Dušan Lagator menjadi pilihan lain yang dapat dipertimbangkan untuk menjaga keseimbangan permainan, meskipun Lagator juga kerap ditempatkan di lini pertahanan.

Sementara itu, Lars Veldwijk berpeluang menjadi salah satu pilihan di lini depan PSM bersama Luka Cumic dan Sergio Fabián Agüero. Ketiganya memiliki karakter permainan berbeda yang dapat dimanfaatkan untuk membangun serangan, tetapi komposisi tersebut belum menjadi susunan resmi untuk menghadapi Borneo FC.

Borneo FC Pertimbangkan Rotasi Pemain

Di kubu tuan rumah, pelatih Mauro Jeronimo juga menghadapi tantangan dalam menentukan komposisi pemain akibat padatnya agenda pertandingan sepanjang November 2026. Borneo FC harus membagi perhatian antara kompetisi domestik dan sejumlah turnamen lain sehingga kondisi fisik serta kesiapan pemain menjadi pertimbangan penting.

“Kita akan bermain sekitar delapan pertandingan. Tentu kita harus melakukan rotasi pemain,” ujar Mauro dalam pernyataan yang diberitakan detikKalimantan pada Minggu, 1 November 2026. Pelatih asal Portugal itu menjelaskan bahwa kesiapan fisik dan mental diperlukan agar Borneo FC mampu menjaga kualitas permainan di tengah jadwal yang padat.

Borneo FC memiliki sejumlah pilihan pemain untuk menghadapi PSM, antara lain Juan Felipe Villa Ruiz, Moussa Diarra, dan Rivaldo Pakpahan. Tim tuan rumah berpotensi menggunakan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1, tetapi keputusan mengenai pemain inti masih menunggu pengumuman resmi menjelang pertandingan.

Mauro menilai jadwal padat perlu dihadapi sebagai tantangan yang dapat memotivasi pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Kami harus menyikapi ini sebagai tantangan besar bagi klub dengan penuh motivasi dan harapan agar kami bisa meraih hasil yang baik,” kata Mauro, sebagaimana dikutip dari laman I.League pada Minggu, 1 November 2026.

Suporter Harapkan Semangat Siri’ na Pacce

Dari Makassar, harapan agar PSM memperoleh hasil positif juga disampaikan para pendukungnya. Salah seorang suporter, Bukhairul Iman, meminta para pemain memperlihatkan semangat siri’ na pacce ketika menghadapi Borneo FC di Samarinda.

Menurut Bukhairul, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui permainan yang baik, kerja keras, dan kemampuan memanfaatkan peluang mencetak gol. Ia berharap seluruh pemain PSM tampil dengan motivasi tinggi dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membawa pulang poin dari kandang lawan.

Pertemuan kedua tim juga memiliki catatan persaingan yang cukup ketat dalam beberapa musim terakhir. Pada dua pertemuan terakhir di Super League, Borneo FC mengalahkan PSM dengan skor 2-1 di Samarinda pada Sabtu, 3 Januari 2026, dan kembali menang 2-1 di Parepare pada Sabtu, 18 April 2026.

Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan tambahan poin, pertandingan di Stadion Segiri diperkirakan berlangsung kompetitif. Bagi PSM, lawatan ke Samarinda bukan hanya kesempatan memperbaiki posisi di klasemen, melainkan juga momentum menunjukkan kemajuan hasil pembenahan permainan menjelang pertandingan berikutnya.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply