Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Dosen Sanitasi PoltekMu Dorong Industri Tahu Ramah Lingkungan Lewat Pelatihan Pengolahan Limbah Terpadu

×

Dosen Sanitasi PoltekMu Dorong Industri Tahu Ramah Lingkungan Lewat Pelatihan Pengolahan Limbah Terpadu

Share this article

KHITTAH.CO, Makassar – Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Hal itu melalui pengembangan model pelatihan pengolahan limbah industri tahu berbasis teknologi ramah lingkungan oleh St. Mu’tamirah, Dosen Program Studi D3 Sanitasi PoltekMu Makassar.

Tidak hanya itu, ia juga memberikan pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan dan workshop pembuatan ecoenzyme dan kompos. Program yang dihelat di tiga lokasi tersebut dirancang sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas pelaku industri tahu.

Hal itu terkhusus bagi industri skala kecil dan menengah di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Mamajang, Kelurahan Maccini Sombala, dan Maccini Parang. Di Maccini Sombala, St Mu’tamirah melakukan pengabdian masyarakat bersama Noviponi Harwani, Andi Sry Wahyuni, dan Sartika Fathir Rahman.

Pelatihan oleh Prodi D3 Sanitasi PoltekMu tersebut diberikan agar mereka mampu mengelola limbah secara bertanggung jawab dan bernilai ekonomi.

Salah satu lokasi pelaksanaan pelatihan ini berlangsung di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, pada 30–31 Januari 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga yang terdiri atas pelaku industri tahu rumahan dan masyarakat sekitar.

Pelatihan ini turut dihadiri langsung oleh Lurah Karang Anyar, Nasrullah. Kehadirannya sebagai bentuk dukungan pemerintah kelurahan terhadap upaya pengelolaan limbah industri yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selama ini, industri tahu merupakan salah satu sektor pangan penting di Indonesia yang menyerap banyak tenaga kerja dan menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Namun di sisi lain, proses produksinya menghasilkan limbah padat, cair, dan gas yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, Lurah mengapresiasi pelatihan yabg memberikan pemahaman menyeluruh terkait karakteristik limbah industri tahu serta dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, materi pelatihan yang diberikan dosen PoltekMu mencakup pemanfaatan limbah padat berupa ampas tahu yang selama ini kerap dibuang sembarangan.

“Padahal, ampas tahu masih mengandung nutrisi tinggi seperti protein, serat, dan bahan organik, sehingga berpotensi besar diolah kembali menjadi produk bernilai guna dan ekonomis,” kata Mu’tamirah.

Salah satu praktik yang diperkenalkan adalah pengomposan ampas tahu, dengan mengombinasikannya bersama bahan kaya karbon seperti jerami dan kotoran hewan serta bantuan mikroorganisme aktivator.

Kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, sekaligus mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan membuat ecoenzyme dari ampas tahu melalui proses fermentasi. Ecoenzyme ini dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik, pengurai limbah, pengurang bau, hingga pembersih alami yang ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan di tingkat rumah tangga maupun industri kecil.

Tidak hanya limbah padat, pelatihan ini juga membahas pengolahan limbah cair industri tahu yang memiliki kandungan BOD, COD, dan TSS tinggi. Salah satu metode yang dikenalkan adalah proses koagulasi dan flokulasi menggunakan bahan alami untuk menurunkan tingkat pencemaran sebelum limbah dibuang ke lingkungan.

Melalui kegiatan ini, PoltekMu Makassar menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong praktik industri pangan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Diharapkan, pelatihan ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply