Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Kader IMM FKIP Unismuh Makassar Belajar Sejarah-Budaya di Museum-Benteng Rotterdam Kota Makassar

×

Kader IMM FKIP Unismuh Makassar Belajar Sejarah-Budaya di Museum-Benteng Rotterdam Kota Makassar

Share this article
Benteng Rotterdam
Kader IMM FKIP mengunjungi Benteng Rotterdam Kota Makassar. (Ist.)

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Pimpinan Komisariat (Pikom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar sukses menyelenggarakan kegiatan Jelajah Budaya bertajuk Appilajara’ Sejarah: Merefleksi Sejarah Kota Makassar pada Rabu, 19 Maret 2025 di Museum Kota Makassar. Kegiatan itu melibatkan sebanyak 31 peserta dan bertujuan untuk memperdalam pemahaman sejarah Kota Makassar serta memperkaya wawasan seni dan budaya lokal.

Kegiatan ini diawali dengan kunjungan ke Museum Kota Makassar, di mana peserta diperkenalkan dengan berbagai artefak dan dokumentasi sejarah yang menggambarkan perjalanan Kota Makassar dari masa Kerajaan Gowa-Tallo hingga era modern. Setelah itu, peserta melanjutkan eksplorasi ke Benteng Rotterdam, salah satu situs bersejarah yang menjadi saksi perjuangan rakyat Makassar melawan kolonialisme Belanda.

Asyifatul Haifa selaku Ketua Bidang Seni dan Budaya PIKOM IMM FKIP Unismuh Makassar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung dalam memahami sejarah sebagai bagian dari identitas masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, peserta dapat merasakan kedekatan yang lebih nyata dengan sejarah Kota Makassar serta menyadari pentingnya menjaga situs budaya sebagai warisan yang harus dilestarikan,” ujar dia.

Setelah mengeksplorasi situs sejarah, mereka mendengarkan paparan kajian dari Muh Riswan Sibali, salah satu alumni Pikom IMM FKIP Unismuh Makassar. Ia membahas perspektif Muhammadiyah terhadap budaya, dan menegaskan bahwa hal itu tak sekadar warisan masa lalu, tetapi juga bisa menjadi wasilah dakwah dan penguatan identitas umat.

Sementara itu, Ketua Pikom IMM FKIP Unismuh Makassar, Faris Abdurrahman menyebut jelajah budaya itu sebagai upaya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga identitas dan nilai-nilai budaya.

“Sebagai generasi muda, kita harus menghargai dan mempelajari sejarah, karena dari sanalah kita bisa memahami perjuangan orang-orang terdahulu dan mengambil pelajaran untuk masa depan,” kata dia.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UNISMUH MAKASSAR

Leave a Reply