Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Kades Lamanda Dorong Kebersihan Desa untuk Tekan Stunting, Mahasiswa PKN PoltekMu Jadi Motor Penggerak

×

Kades Lamanda Dorong Kebersihan Desa untuk Tekan Stunting, Mahasiswa PKN PoltekMu Jadi Motor Penggerak

Share this article

KHITTAH.CO, BULUKUMBA — Upaya menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 8 persen di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan tidak hanya bertumpu pada perbaikan asupan gizi dan Pola Asuh tetapi juga memerlukan pendekatan yang menyasar faktor lingkungan, khususnya kebersihan desa.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Lamanda Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba, Muhammad Amran, SP., saat memberikan arahan dalam kegiatan penerimaan Mahasiswa Praktek Kerja Nyata (PKN) 2026 Angkatan VII, Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar.

Kegiatan penyerahan dan penerimaan mahasiswa PKN dihadiri Dosen pembimbing Abd. Haris, S.Ag., M.Pd.I., bersama A. AR. Rakhmansya Iskandar, SKM., M.Kes., serta Panitia Pendamping  Baharuddin, berlangsung di Kediaman Kepala Desa Lamanda, Senin (06/04/2026).

Sebanyak 12 Mahasiswa PoltekMu Makassar yang tergabung dalam Posko 13 berasal dari Prodi D3 Radiologi, D3 Teknik Elektromedis dan D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM), mengikuti kegiatan pengabdian di Desa Lamanda Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba mulai 6 hingga 25 April 2026.

Dalam arahannya, Kepala Desa, Muhammad Amran mengatakan, masa PKN selama tiga pekan perlu dimanfaatkan secara optimal, sehingga keaktifan mahasiswa sebagai agen perubahan menjadi penentu keberhasilan program kerja di desa

“Kebersihan adalah bagian dari kesehatan. Karena itu, perlu diupayakan penataan lingkungan agar terlihat rapi dan menarik dipandang orang. Kehadiran kita di Desa Lamanda mungkin hanya sebentar melalui PKN, tetapi dampaknya diharapkan dapat dirasakan dan dikenang masyarakat dalam jangka panjang,” kata Kades.

Ia menargetkan Desa Lamanda dapat menjadi desa terbersih di Kecamatan Bontotiro. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan salah satu langkah konkret dalam mencegah stunting.

“Kita akan melakukan pertemuan dengan kepala dusun dan tokoh masyarakat terkait kebersihan desa ini dan Mahasiswa harus proaktif, dan akan dibantu oleh kader posyandu dan lainnya dalam pelaksanaannya,” tambahnya.

Secara akademik, diketahui, stunting tidak hanya dipengaruhi oleh asupan gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan sanitasi dan kebersihan lingkungan. Lingkungan yang tidak sehat dapat memicu infeksi berulang pada anak, memicu penyakit seperti diare dan infeksi lainnya, yang akhirnya menghambat proses pertumbuhan anak.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Lamanda optimistis mampu menurunkan keluarga berisiko stunting di tingkat desa di Bulukumba. Mahasiswa PKN diharapkan tidak hanya menjalankan program, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan perilaku menuju pola hidup bersih dan sehat.

Di tempat yang sama, Dosen pembimbing PKN PoltekMuh, Abdul Haris berpesan bahwa mahasiswa harus mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting berbasis lingkungan.

“Berikanlah yang terbaik di masyarakat, dan bangun kolaborasi dengan lembaga yang ada di desa. Kehadiran mahasiswa harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” pesan Haris kepada Mahasiswa.

Senada dengan itu, A. AR. Rakhmansya Iskandar selaku Dosen Prodi D3 Radiologi menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Program yang dijalankan harus menyentuh persoalan mendasar, termasuk kebersihan lingkungan yang menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah stunting,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang telah menyediakan fasilitas bagi mahasiswa selama menjalankan PKN, sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi antara akademisi dan pemerintah sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan desa.

Diketahui sebelumnya, Direktur Politeknik Muhammadiyah Makassar, Prof. Dr. K.H. Mustari Bosra, M.A., kembali mengirim ratusan mahasiswa bersama sejumlah dosen untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Praktik Kerja Nyata (PKN) tahun 2026 di Kabupaten Bulukumba.

Sebanyak 263 mahasiswa dari berbagai program studi D3 dan D4 PoltekMu disebar ke 21 posko yang berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bontotiro dan Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. (Arya)

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UMSI

Leave a Reply