KHITTAH.CO, Makassar – Delapan tim Mini Soccer akan bertanding selama tiga hari di Sungguminasa, Gowa, dengan total 28 laga dalam suasana Ramadan yang dipadukan dengan sportivitas dan silaturahmi
Liga Ramadhan Pemuda Muhammadiyah Makassar (PMM) Vol II resmi akan dibuka pada Jumat sore, 13 Maret 2026, di Lapangan Mini Soccer Satria 81, Sungguminasa, Gowa. Kepastian itu mengemuka setelah panitia pelaksana merampungkan technical meeting dan menetapkan jadwal pertandingan untuk seluruh tim peserta.
Ajang yang digagas Bidang Olahraga dan Pariwisata Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar itu akan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret 2026, dengan total 28 pertandingan. Kompetisi ini diikuti delapan tim, yakni Nipaltree FC, The Teacher FC, AMM FC, PW PM FC, Dokar FC, PMM FC, Interisti FC, dan IMMakassar FC.
Ketua Bidang Olahraga Pemuda Muhammadiyah Makassar, Syahban Nur, mengatakan, hasil technical meeting menjadi penanda bahwa seluruh perangkat turnamen telah siap menjalankan kompetisi dengan tertib dan terukur.
“Setelah technical meeting, kami memastikan seluruh tim memahami format pertandingan, pembagian jadwal, dan aturan yang akan dijalankan bersama. Kami ingin turnamen ini tidak hanya meriah, tetapi juga tertib, sportif, dan nyaman untuk semua peserta,” ujar Syahban.
Menurut dia, format pertandingan yang padat selama tiga hari memang menuntut kesiapan fisik, disiplin waktu, dan konsistensi dari seluruh tim. Namun, justru di situlah nilai pembinaan ingin dihadirkan.
“Liga ini bukan hanya soal menang dan kalah. Kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang sehat, apalagi ini berlangsung dalam suasana Ramadan. Jadi semangatnya bukan sekadar bertanding, tetapi juga menjaga persaudaraan,” katanya.
Dibuka Jumat Sore
Panitia menjadwalkan pembukaan turnamen pada Jumat sore, 13 Maret 2026, sebelum rangkaian laga hari pertama dimulai. Waktu pertandingan setiap hari disusun pada sore hari, mendekati waktu berbuka puasa, sehingga suasana kompetisi tetap menyatu dengan nuansa Ramadan.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Makassar, Muhammad Fauzan, menilai penyelenggaraan Liga Ramadhan PMM Vol II bukan hanya agenda olahraga, tetapi juga bagian dari ikhtiar menghadirkan ruang perjumpaan yang positif bagi kader dan komunitas anak muda.
“Kami ingin Ramadan ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga aktivitas yang membangun energi kolektif, sportivitas, dan silaturahmi. Mini Soccer menjadi medium yang dekat dengan anak muda, sehingga mudah menyatukan banyak kalangan dalam satu suasana yang sehat,” ujar Fauzan.
Ia menambahkan, pembukaan pada Jumat sore memiliki makna tersendiri karena menjadi titik awal perjumpaan antartim, panitia, dan komunitas yang terlibat.
“Turnamen ini kami rancang bukan semata sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan. Karena itu, kami memadukan pertandingan dengan nuansa Ramadan, termasuk semangat buka puasa bersama dan kebersamaan setelah laga,” katanya.
Hari Pertama Langsung Sajikan Sepuluh Pertandingan
Berdasarkan hasil technical meeting, hari pertama pada Jumat, 13 Maret 2026, akan langsung diisi 10 pertandingan. Laga pembuka mempertemukan Nipaltree FC melawan IMMakassar FC pada pukul 16.00–16.10.
Setelah itu, The Teacher FC akan menghadapi Interisti FC pada 16.10–16.20, disusul laga AMM FC versus PW PM FC pada 16.20–16.30. Pertandingan keempat mempertemukan Dokar FC melawan PMM FC pada 16.30–16.40.
Pada laga berikutnya, Nipaltree FC akan bertemu Interisti FC pada 16.40–16.50, kemudian IMMakassar FC menghadapi PW PM FC pada 16.50–17.00. Tiga laga selanjutnya adalah The Teacher FC versus PMM FC pada 17.00–17.10, AMM FC versus Dokar FC pada 17.10–17.20, dan Nipaltree FC versus PW PM FC pada 17.20–17.30. Hari pertama ditutup dengan laga Interisti FC melawan PMM FC pada 17.30–17.40.
Syahban mengatakan, hari pertama diperkirakan langsung memberi gambaran awal peta persaingan antartim.
“Karena formatnya singkat dan padat, setiap laga akan sangat menentukan. Tim tidak punya banyak ruang untuk kehilangan fokus. Sejak hari pertama, semua harus tampil disiplin,” ujarnya.
Sabtu Jadi Fase Penentuan Ritme
Pada Sabtu, 14 Maret 2026, panitia kembali menjadwalkan 10 pertandingan. Laga pertama hari kedua mempertemukan IMMakassar FC versus Dokar FC pada 16.00–16.10, lalu The Teacher FC melawan AMM FC pada 16.10–16.20.
Jadwal berlanjut dengan Nipaltree FC versus PMM FC pada 16.20–16.30, PW PM FC versus Dokar FC pada 16.30–16.40, serta Interisti FC menghadapi AMM FC pada 16.40–16.50. Selanjutnya, IMMakassar FC bertemu The Teacher FC pada 16.50–17.00, Nipaltree FC menghadapi Dokar FC pada 17.00–17.10, dan PMM FC melawan AMM FC pada 17.10–17.20.
Dua laga penutup hari kedua adalah PW PM FC versus The Teacher FC pada 17.20–17.30 dan Interisti FC versus IMMakassar FC pada 17.30–17.40.
Syahban menilai hari kedua biasanya menjadi fase ketika kualitas kompetisi mulai benar-benar terlihat.
“Pada hari kedua, tim-tim sudah mulai membaca kekuatan lawan dan memahami ritme pertandingan. Di sini mental bertanding, kekompakan, dan kemampuan menjaga emosi akan sangat menentukan,” ujarnya.
Ahad Menjadi Hari Penutup
Hari terakhir pada Ahad, 15 Maret 2026, akan diisi delapan pertandingan. Laga pembuka mempertemukan Nipaltree FC versus AMM FC pada 16.00–16.10, diikuti Dokar FC versus The Teacher FC pada 16.10–16.20.
Setelah itu, PMM FC akan melawan IMMakassar FC pada 16.20–16.30, lalu PW PM FC menghadapi Interisti FC pada 16.30–16.40. Pertandingan berikutnya adalah Nipaltree FC versus The Teacher FC pada 16.40–16.50, AMM FC versus IMMakassar FC pada 16.50–17.00, serta Dokar FC versus Interisti FC pada 17.00–17.10.
Turnamen akan ditutup dengan laga PMM FC melawan PW PM FC pada 17.10–17.20.
“Kami berharap tiga hari pelaksanaan ini tidak hanya melahirkan juara secara teknis, tetapi juga meninggalkan kesan bahwa olahraga bisa menjadi sarana merawat ukhuwah, memperkuat jejaring, dan menunjukkan wajah dakwah yang menggembirakan,” kata Syahban.





















