KHITTAH.CO, MAKASSAR — Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan pengajian Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Kegiatan ini menghadirkan penceramah untuk memberikan penguatan nilai keislaman selama bulan suci Ramadan.
Acara berlangsung di Masjid Athirah Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin, Jl. Kh. Abd. Jabbar Asyiri, Sudiang Makassar, Ahad 1 Maret 2026.
Direktur Pondok Pesantren Ummul Mukminin, Masriwaty Malik, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis dalam pembinaan keagamaan sekaligus buka puasa bersama.
“Pengajian Ramadan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan pesantren,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada ceramah keagamaan, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri selama bulan suci Ramadan.
Menurutnya, pengajian yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama mampu menciptakan suasana kebersamaan yang lebih hangat.
Hal ini dinilai penting dalam membangun solidaritas antarwarga pesantren hingga alumni ummul mukminin.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang penuh makna dan kebersamaan,” tambahnya.
Pengajian Ramadan ini menghadirkan Ketua PD Muhammadiyah Makassar KH. Said Abdul Samad, Lc sebagai penceramah utama.
Ia menyampaikan materi keagamaan yang berfokus pada peningkatan kualitas ibadah serta pemaknaan Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum perbaikan diri.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki hubungan dengan Allah serta sesama manusia,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah tidak hanya bersifat ritual, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Menurutnya, nilai-nilai Ramadan harus terus dijaga bahkan setelah bulan suci berakhir. Hal ini penting agar ibadah yang dilakukan memiliki dampak nyata.
Secara tidak langsung, ia menjelaskan bahwa pengajian menjadi sarana efektif untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Ia menilai kegiatan seperti ini mampu meningkatkan kesadaran spiritual dan memperkuat karakter individu. Dengan demikian, peserta dapat mengamalkan ajaran Islam secara lebih konsisten.
Kegiatan diawali dengan pengajian pada pukul 16.30 WITA dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin berharap dapat terus menghadirkan program pembinaan yang berdampak positif. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan pesantren.
*Sambut Muballigh Hijrah Hingga Sapa Peserta Daurah Tahfidz Ramadan*
Dimomen bersamaan, pimpinan pondok pesantren puteri ummul mukminin aisyiyah wilayah Sulsel menerima kembali perpulangan santriwati yang telah ikut program muballigh hijrah ramadan 1447H.
“Alhamdulilah ananda santriwati muballigh hijrah sudah tiba kembali di ummul mumminin yang telah bertugas selama 10 hari di Kabupaten Bantaeng dan bulukumba, banyak kesan pesan dan pengalaman yang luar biasa bagi ananda yang telah ikut,” ungkap Masriwaty.
Selain itu, pihaknya juga menyapa para peserta daurah tahfidz ramadan 1447H yang semantara berlangsung hingga 8 maret.
“Menyapa dan memberi motivasi kepada 172 santriwati kita yang ikut program tahfidz ini,” ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa program ramadan ini merupakan salah satu program unggulan pondok.
“Program daurah ini merupakan agenda tahunan yang telah memasuki pelaksanaan ke-5 dan menjadi salah satu program unggulan pesantren dalam meningkatkan kualitas hafalan santriwati,” ungkapnya
Adapun program muballigh hijrah ramadan ia mengatakan program ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik dakwah lapangan bagi santriwati.
“Program Muballigh Hijrah ini adalah agenda tahunan pondok yang dirancang untuk melatih mental, keberanian, dan kompetensi dakwah santriwati secara langsung di tengah masyarakat,” ujar Masriwaty Malik.
Dengan demikian, ia menyampaikan semoga program ramadan tahun depan bisa berjalan lancar dan penuh khidmat pula.
Turut hadir dalam kegiatan buka puasa bersama Ketua PW Aisyiyah Sulsel, jajaran Pimpinan Wilayah Sulsel serta Majelis Lembaga PW Aisyiyah Sulsel, Rektor INASS, Ketua Badan Pembina Ummul Mukminin dan jajaran Badan Pembina, para Alumni Ummul Mukminin lintas generasi.
Juga hadir para Pimpinan Pondok Pesantren, Direktur, Wakil Direktur 1, 2, 3 dan 4, Kamad MTS, Kepala SMP, Kamad MA dan Kepala SMA Ummul Mukminin, para pimpinan, guru, karyawan hingga santriwati ummul mukminin.





















