KHITTAH.CO, DEPOK — Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan itu tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang merujuk pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah tentang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
KHGT merupakan sistem kalender hijriah yang dirancang untuk menyatukan penentuan awal bulan Islam secara global. Dalam sistem ini, bumi dipandang sebagai satu kesatuan matlak sehingga awal bulan berlaku serentak di seluruh dunia. Dengan pendekatan tersebut, penetapan awal bulan tidak lagi bergantung pada batas wilayah tertentu, melainkan pada terpenuhinya parameter astronomis di salah satu tempat di dunia.
Dalam KHGT, seluruh dunia diperlakukan sebagai satu kesatuan matlak, sehingga bulan baru dimulai secara bersamaan. Bulan baru dimulai apabila sebelum pukul 24.00 UTC di suatu tempat di dunia telah terpenuhi parameter elongasi minimal 8 derajat dan tinggi hilal minimal 5 derajat pada saat matahari terbenam.
Apabila kriteria tersebut baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC, bulan baru tetap dimulai dengan syarat parameter itu terjadi di daratan Benua Amerika dan peristiwa ijtimak berlangsung sebelum fajar di Selandia Baru. Penetapan ini berlaku secara global sesuai prinsip KHGT yang menjadikan seluruh dunia sebagai satu sistem kalender hijriah.
Menindaklanjuti keputusan itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok merilis 29 titik lokasi Shalat Idul Fitri 1447 H beserta penyelenggara dan khatibnya. Lokasi-lokasi itu tersebar di sejumlah cabang dan ranting Muhammadiyah di wilayah Depok dan sekitarnya.
Di wilayah PCM Beji, Shalat Id akan dilaksanakan di Pelataran Utara Masjid Al Kohinoor, Jalan Al Furqon, Pondokcina; Lapangan Rumah Kabeda, Jalan H. Usman Kukusan, Kukusan; Halaman Masjid Al Furqon Kukusan, Jalan Juragan Sinda, Kukusan; Masjid Al Barokah, Jalan H. Usman, Kukusan; Masjid At Taqwa, Jalan H. Asmawi Raya, Beji; Lapangan HW Beji Timur, Jalan MI Ridwan Rais, Beji Timur; serta Lapangan Sepak Bola Kukusan/GOR Kukusan, Jalan Palakali Raya, Kukusan.
Di wilayah PCM Sawangan, lokasi yang disiapkan meliputi Lapangan Bola PSP Sawangan, Jalan Abdul Wahab, Sawangan; Masjid Nurul Iman, Kampung Kebon, Cinangka; Masjid Al Muhajirin 1, Jalan Masjid Al Muhajirin 1, Cinangka; Halaman Masjid Al-Birru, Jalan SMP Muhammadiyah 29, Cinangka; Pondok Pesantren Darul Arqam, Jalan H. Maksum, Sawangan Baru; Halaman Masjid Al Mujahidin, Jalan H. Kosim, Citayam; serta Masjid At-Tholibin, Jalan H. Sulaiman, Bedahan.
Sementara itu, di wilayah PCM Depok Barat, jamaah akan tersebar di Halaman TK dan TPQ Aisyiyah, Jalan Situ Asih, Rangkapanjaya; Halaman Perguruan Muhammadiyah Parungbingung, Jalan Masjid Al Hukama, Rangkapanjaya Baru; Lapangan SD/SMP M2 Rawadenok, Jalan KHA Dahlan, Rangkapanjaya Baru; Masjid Baiturrahim, Jalan H. Nurdin/Jalan Masjid, Cipayung Jaya; dan Lapangan Jembatan Serong, Cipayung.
Untuk wilayah PCM Sukmajaya-Cilodong, lokasi pelaksanaan meliputi Halaman SMP/SD Muhammadiyah, Jalan Raya Bogor Gang Masjid Al Islah, Cisalak; Jalan Proklamasi, Abadijaya; Jalan Ir Juanda, Baktijaya; Masjid At Taubah, Jalan Kemuliyaan, Mekarjaya; serta kawasan samping Kantor BPJS Kesehatan Cabang Depok/Alun-alun GDC, Jalan Boulevard Grand Depok City, Grand Depok City.
Adapun di wilayah PCM Limo-Cinere, Shalat Id akan dilaksanakan di Halaman Perguruan Muhammadiyah Meruyung, Jalan Meruyung Raya, Meruyung; Halaman Masjid Al Muttaqien, Jalan KH Muhasan I, Meruyung; serta Halaman Parkir Samsat Cinere, Jalan Raya Limo, Limo.
Sementara itu, untuk wilayah PCM Bojongsari, pelaksanaan dipusatkan di Masjid At-Tanwir Muhammadiyah Bojongsari, Jalan Rukun 4, Curug.
Dengan penyiapan 29 lokasi tersebut, Muhammadiyah Depok memastikan warga dapat melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H secara lebih mudah, tertib, dan tersebar di berbagai wilayah. Penyebaran lokasi itu diharapkan memudahkan akses jamaah sekaligus mendukung pelaksanaan ibadah yang khusyuk pada hari raya.





















