Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

PC IMM Makassar Gelar DAM dan PID, Dorong Lahirnya Kader Berkualitas

×

PC IMM Makassar Gelar DAM dan PID, Dorong Lahirnya Kader Berkualitas

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Makassar menggelar pembukaan kegiatan Darul Arqam Madya (DAM) dan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) pada Ahad, 29 Maret 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Daerah DPD RI Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi formal IMM yang bertujuan mencetak kader ideologis sekaligus instruktur yang mampu menggerakkan pembinaan di berbagai tingkatan organisasi, khususnya di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.

Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pimpinan organisasi, tokoh Muhammadiyah, serta perwakilan pemerintah daerah.

Ketua Umum DPD IMM Sulawesi Selatan, Adrian, menyampaikan bahwa perkembangan instruktur di wilayahnya menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 235 instruktur dasar baru telah dilahirkan melalui proses kaderisasi berkelanjutan.

“Sampai hari ini sudah ada 235 instruktur dasar baru. Dalam kondisi apa pun, proses kaderisasi tidak boleh berhenti karena ini adalah jantung organisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut IMM untuk tidak hanya fokus pada kuantitas kader, tetapi juga kualitas. Menurutnya, kader harus memiliki kemampuan berpikir kritis, integritas, serta kesiapan menjawab persoalan umat dan bangsa.

Sementara itu, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar, Iqbal Samad, mengapresiasi tema kegiatan “Fresh Ijtihad”. Ia menilai tema tersebut relevan, namun perlu diiringi dengan kemampuan fresh thinking di kalangan kader.

“Pengetahuan kader harus terus diperbarui agar mampu beradaptasi dan memberikan solusi atas dinamika masyarakat,” katanya.

Iqbal juga menekankan pentingnya peran kader IMM sebagai pembaharu yang mampu melahirkan gagasan inovatif, baik dalam bidang keilmuan, sosial, maupun keumatan.

Di sisi lain, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungan pemerintah terhadap kegiatan kepemudaan, termasuk IMM. Ia membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa untuk mendorong pembangunan daerah.

“Pemerintah Kota Makassar membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dalam menciptakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Munafri juga menyoroti peran strategis instruktur dalam organisasi. Menurutnya, instruktur memiliki tanggung jawab besar dalam mentransformasikan nilai-nilai kepada kader.

“Menjadi instruktur tidak mudah. Dibutuhkan kemampuan, keteladanan, dan komitmen untuk membina kader agar menjadi pribadi unggul,” katanya.

Melalui kegiatan ini, PC IMM Kota Makassar berharap DAM dan PID tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan ideologi, dan peningkatan kapasitas kader secara menyeluruh.

Ke depan, kader IMM diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, integritas moral, dan semangat pengabdian.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa gerakan kaderisasi IMM akan terus berjalan dan berkembang, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar organisasi di tengah dinamika zaman.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply