Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Pesantren Gombara Tuan Rumah Pengajian Ramadan PWM Sulsel

×

Pesantren Gombara Tuan Rumah Pengajian Ramadan PWM Sulsel

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara menjadi tuan rumah Pengajian Ramadan 1447 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Sabtu, 28 Februari 2026. Momentum ini menandai babak baru kebangkitan Gombara yang dalam beberapa tahun terakhir berbenah dan meneguhkan diri sebagai pesantren unggulan Muhammadiyah di Sulsel.

Konsorsium Mudir Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Lukman Abd Shamad Lc, M.Pd menyebut kepercayaan sebagai tuan rumah sebagai kehormatan sekaligus amanah. Ia menyambut para peserta dengan penuh sukacita dan mengajak menikmati suasana Gombara yang relatif lengang karena para santri sedang libur.

“Kami sangat berbahagia dan bangga menyambut kedatangan para peserta Pengajian Ramadan tingkat wilayah Sulawesi Selatan. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Lukman.

Ia memperkenalkan fasilitas pesantren yang digunakan selama kegiatan, mulai dari Gedung Putih sebagai lokasi utama hingga Gedung Hijau untuk akomodasi peserta. Lukman juga menyampaikan bahwa pembangunan pusat pelayanan dan administrasi pesantren masih berlangsung. Ke depan, Gombara menargetkan pembukaan kelas internasional sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan.

Menurut Lukman, capaian akreditasi unggul yang diraih Gombara menjadi motivasi untuk terus berbenah, baik dari sisi sarana-prasarana maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program unggulan pesantren, antara lain penguatan bahasa Arab dan Inggris, tahfiz Al Quran dan hadis, serta pembinaan kepemimpinan santri.

Baca juga: Buka Pengajian Ramadan PWM Sulsel, Prof Irwan Akib: Tauhid Muhammadiyah Harus Terwujud dalam Keunggulan Amal Usaha

Ketua PWM Sulsel Prof Ambo Asse dalam sambutannya mengapresiasi kesiapan Gombara menjadi tuan rumah. Ia menilai perubahan yang terjadi di pesantren tersebut tampak signifikan dibanding masa-masa sebelumnya. Pembenahan yang dilakukan, menurutnya, menjadi bukti keseriusan pengelola dalam mengangkat kembali marwah Gombara sebagai pusat kaderisasi Muhammadiyah.

“Sekarang wajah Gombara sudah berbeda. Ini patut kita syukuri,” ujarnya.

Prof Ambo berharap Pengajian Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat fondasi akidah dan arah gerakan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Ketua MPKSDI PWM Sulsel Drs Amir MR, MM melaporkan, Pengajian Ramadan 1447 H berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (28 Februari–1 Maret 2025). Peserta terdiri atas pimpinan majelis dan lembaga PWM Sulsel, Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan, Organisasi Otonom tingkat Wilayah, serta Badan Pembina Harian dan rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah–’Aisyiyah (PTMA) se-Sulsel.

Rangkaian materi menghadirkan sejumlah pemateri dengan tema yang menautkan penguatan akidah, praksis tajdid, serta pemberdayaan umat melalui penguatan amal usaha Muhammadiyah.

Dengan kepercayaan menjadi tuan rumah pembukaan, Pesantren Gombara menegaskan komitmennya sebagai pusat pembinaan kader dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan di Sulawesi Selatan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply