KHITTAH.CO, Sinjai – Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan, Zul Jalali Wal Ikram, menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah (PD) IPM Sinjai yang berlangsung di Auditorium H. Amir Said Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Pelantikan tersebut mengusung tema “Era Baru IPM Sinjai”, sebuah langkah signifikan dalam mewujudkan perubahan dan kemajuan bagi organisasi pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Sinjai.
Kegiatan pelantikan ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sinjai, Andi Ariany Djalil, Dandim 1424 Sinjai, Polres Sinjai, Kejaksaan Tinggi Sinjai, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiah Kabupaten Sinjai, Ketua KNPI Sinjai, serta perwakilan dari seluruh ortom Muhammadiyah tingkat Kabupaten Sinjai.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PW IPM Sulsel, Zul Jalali Wal Ikram, mengajak seluruh kader IPM untuk selalu bersungguh-sungguh dalam belajar dan menuntut ilmu. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang memiliki kapasitas intelektual dan moral yang kuat. “IPM harus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Zul Jalali Wal Ikram juga menyampaikan pernyataan penting mengenai tragedi kerusuhan yang terjadi di Makassar. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang mencederai nilai kemanusiaan dan merenggut nyawa saudara-saudara kita. “Atas nama pribadi, saya, Zul Jalali Wal Ikram, Ketua Umum PW IPM Sulsel, menyampaikan duka yang mendalam atas tragedi yang terjadi di Makassar. Peristiwa ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga melukai hati kita semua,” ujarnya.
Ia mengutuk segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis, serta menyerukan kepada seluruh pelajar dan pemuda untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan menjauh dari provokasi. “Aksi destruktif bukanlah jalan keluar. Kami mendesak agar dialog dan solusi damai menjadi pilihan utama untuk menyelesaikan setiap masalah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zul Jalali Wal Ikram juga mendesak pemerintah dan aparat untuk bertindak adil, terbuka, dan bertanggung jawab atas situasi ini. “Sudah saatnya ruang dialog dibuka, suara rakyat didengar, dan keadilan ditegakkan,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak semua pihak untuk menjaga Sulawesi Selatan sebagai rumah damai bersama. “Perubahan harus dibangun dengan ilmu, akhlak, dan kesadaran, bukan dengan api kemarahan,” tutup Zul Jalali Wal Ikram.
Pelantikan PD IPM Sinjai ini menjadi momentum penting bagi pengembangan kader IPM di tingkat daerah, dan diharapkan dapat menguatkan peran organisasi pelajar Muhammadiyah dalam memajukan dunia pendidikan dan mengarahkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.