Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

PWM Sulsel di Wisuda ke-87: Unismuh Makassar Terus Melaju sebagai Kampus Unggulan

×

PWM Sulsel di Wisuda ke-87: Unismuh Makassar Terus Melaju sebagai Kampus Unggulan

Share this article

KHITTAH.CO, Makassar — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Wisuda ke-87 dengan mengukuhkan 692 wisudawan dan wisudawati di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Senin, 16 Februari 2026.

Wisuda tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi., Psikolog selaku Kepala BPSDM Provinsi Sulsel, perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Syahruddin, ST., MM, Koordinator Kopertais Wilayah VIII Prof. H. Hamdan, M.A., Ph.D., serta perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan kemajuan Unismuh Makassar dalam penguatan mutu pendidikan tinggi.

“Atas nama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, kami mengapresiasi dengan penuh rasa syukur dan bangga atas kemajuan Universitas Muhammadiyah Makassar yang terus berkembang dan menunjukkan prestasi yang luar biasa,” ujar Ambo Asse.

Ia menyoroti perkembangan institusi Unismuh Makassar yang dinilai signifikan, baik dari sisi akademik maupun pengembangan program studi. Menurutnya, penambahan sekitar 20 program studi baru, termasuk penguatan program spesialis kedokteran yang kini berjumlah empat, menjadi bukti keseriusan Unismuh Makassar dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi.

“Universitas Muhammadiyah Makassar ini luar biasa. Sudah unggul, dan terus melangkah menjadi lebih unggul lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ambo Asse juga berpesan kepada para lulusan agar menjaga nama baik almamater dan Persyarikatan Muhammadiyah di mana pun berada. Ia menekankan pentingnya keterlibatan alumni dalam menggerakkan dan memajukan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, dakwah, dan tajdid.

“Di mana pun ananda berada dan beraktivitas, libatkan diri untuk ikut mengembangkan dan memajukan Muhammadiyah. Jagalah nama baik Universitas Muhammadiyah Makassar, Muhammadiyah, dan Islam,” katanya.

Selain itu, ia turut menyinggung langkah strategis Muhammadiyah dalam menetapkan Kalender Hijriah Global Tunggal sebagai upaya mendorong persatuan umat Islam di tingkat global.

“Dunia ini satu, matahari satu, bulan satu. Karena itu, Muhammadiyah terus berusaha melahirkan pemikiran yang mempersatukan umat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Ambo Asse berpesan agar para wisudawan menjadikan keimanan, amal saleh, dan ketakwaan sebagai landasan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Amalkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Insya Allah, itu akan mengantarkan pada kebaikan di dunia dan akhirat,” pungkasnya.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply