Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Sinergi Akademisi dan Filantropi Global: Delegasi Unismuh Makassar Perluas Jaringan Kemanusiaan di UEA

×

Sinergi Akademisi dan Filantropi Global: Delegasi Unismuh Makassar Perluas Jaringan Kemanusiaan di UEA

Share this article

KHITTAH.CO, DUBAI, UEA — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menegaskan komitmennya berkontribusi pada kerja-kerja sosial lintas negara. Salah satu dosennya, Dr. Muhammad Ali Bakri, M.Pd., menjalani kunjungan kerja strategis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) selama dua pekan, 20 Februari–2 Maret 2026.

Selain berkiprah sebagai dosen, Ali Bakri mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Yayasan Muslim Asia (Asia Muslim Charity Foundation/AMCF). Lawatan ini berlangsung atas undangan Mohammed MTM Khoory, tokoh filantropi sekaligus pendiri dan donor utama AMCF.

Menjaga Kesinambungan Kemitraan

Kunjungan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya merawat kemitraan jangka panjang Unismuh Makassar dan AMCF yang telah terjalin sejak 1996. Kerja sama itu ditandai pendirian Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar, lembaga pendidikan bahasa Arab dan studi Islam yang didukung pendanaan penuh dari AMCF.

Relasi kelembagaan ini juga pernah diperkuat lewat kunjungan pimpinan Unismuh Makassar pada 10–15 Januari 2023, dipimpin Rektor Unismuh saat itu, Prof. Ambo Asse, memenuhi undangan Mohammed MTM Khoory di Dubai. Saat itu Ali Bakri turut mendampingi pembahasan peluang kolaborasi pendidikan, sosial, kemanusiaan, hingga pengembangan pusat keunggulan.

Pada momentum Ramadhan 1447 Hijriah ini, sinergi kedua lembaga kembali diarahkan pada keberlanjutan program pendidikan dan kemanusiaan. Salah satu proyek yang tengah direalisasikan di lingkungan kampus Unismuh ialah pembangunan dua unit Asrama Markaz Tahfidz Al-Qur’an yang diproyeksikan menjadi pusat pembinaan generasi Qur’ani.

Secara kelembagaan, misi kunjungan ini memuat dua agenda utama. Pertama, mengikuti Management Training of Charity Organization untuk memperkuat kapasitas tata kelola organisasi nirlaba. Kedua, melakukan pertemuan dengan jaringan donor potensial, termasuk relasi yang terhubung dengan Al Khoory dan mitra AMCF.

Dihubungi di sela agenda, Ali Bakri menekankan pentingnya kesinambungan kolaborasi. Ia menyebut pertemuan di Dubai diisi pemutaran dokumentasi program kemanusiaan sekaligus undangan kepada para donor untuk melihat langsung dampak kontribusi mereka di Indonesia, termasuk progres pembangunan Asrama Markaz Tahfidz di Unismuh Makassar.

Delegasi dan rangkaian agenda

Dalam misi filantropi ini, Ali Bakri mewakili kawasan Indonesia Timur bersama jajaran pengurus inti AMCF pusat, antara lain H. Ir. Syarif Hidayat, M.M. (Dewan Pengawas), Ahmad Faisal Siregar, S.E., M.M. (Ketua Dewan Pengurus), H. Muhammad Romli, S.E., M.M. (Koordinator Proyek dan Wakaf), serta Asmidar, S.H.I. (Koordinator Dakwah).

Agenda delegasi meliputi rapat konsolidasi dan silaturahim dengan donor, kunjungan observasi ke sejumlah titik kota, napak tilas kawasan sejarah dan ekonomi, hingga kunjungan lintas emirat ke Abu Dhabi dan Khorfakkan untuk meninjau ruang publik serta ikon arsitektur. Delegasi juga melakukan kunjungan ke sejumlah masjid dan diskusi informal terkait penjajakan kemitraan.

Delegasi dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Senin pagi, 2 Maret 2026. Unismuh berharap pelibatan akademisi dalam jejaring internasional semacam ini kian menguatkan langkah kampus menuju reputasi global, sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply