Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Tangis Haru Peserta OlympicAD VIII Makassar: Terimakasih Tuan Rumah Sulawesi Selatan, Sampai Jumpa Kembali

×

Tangis Haru Peserta OlympicAD VIII Makassar: Terimakasih Tuan Rumah Sulawesi Selatan, Sampai Jumpa Kembali

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Penutupan Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Makassar berlangsung khidmat di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sejak 13–14 Februari 2026.

Namun, menyimpan rasa haru bagi seluruh peserta se Indonesia yang akan meninggalkan kota Makassar.

Sejumlah peserta menyampaikan kesan positif usai mengikuti Olimpiade Ahmad Dahlan VIII tersebut.

Mereka menilai ajang tersebut menambah wawasan, pengalaman, serta memperluas jejaring pertemanan lintas daerah dan jenjang pendidikan.

Peserta dari berbagai sekolah mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti rangkaian lomba dan kegiatan pendukung.

Mereka merasakan suasana kompetisi yang kompetitif sekaligus mempererat silaturahim antar pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Naurah Liyana Zahira, siswa kelas 8 SMP Pondok Pesantren Ummul Mu’minin Sulawesi Selatan, mengatakan kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman berharga.

“Kesan saya sangat menambah wawasan dan pengalaman, apalagi bisa menambah banyak teman,” ujarnya.

Ia menilai OlympicAD VIII menghadirkan suasana yang menarik dan berbeda dari kegiatan sebelumnya.

Menurut dia, interaksi dengan peserta lain membuatnya semakin percaya diri dalam mengikuti perlombaan.

Peserta lain, Adhii Siswa SMK Muhammadiyah Ambon, mengatakan kompetisi ini membuatnya sadar bahwa ada langit di atas langit.

Adhii menyadari bahwa sebelum bertemu lawan yang kemampuannya berada di atas dirinya, ia merasa sudah cukup baik.

Namun, ketika berhadapan langsung dengan peserta lain yang lebih unggul, ia justru termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga sekaligus penyemangat untuk berkembang lebih jauh.

Sementara itu, Salsabila Gamsahara Moulida siswa kelas 10 SMK Muhammadiyah Aimas kabupaten Sorong provinsi Papua Barat daya, menyebut pelaksanaan OlympicAD VIII berjalan dengan baik sejak awal hingga akhir kegiatan.

“Kesannya itu tetap semangat, pengalamannya bikin happy banget,” katanya.

Salsabila juga berharap ajang serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.

Pihaknya menyampaikan harapan agar penyelenggaraan ke depan semakin lancar dan mampu menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi peserta.

Sementara itu, Yusran Arraf Siswa kelas 10 SMK Muhammadiyah Pinrang menilai seluruh rangkaian acara berlangsung meriah dan terorganisasi.

“Kalau pesan sih luar biasa, dari opening sampai closing hari ini sungguh luar biasa,” tuturnya.

Ia menambahkan, panitia diharapkan terus menciptakan acara yang lebih berkesan dan lebih baik pada edisi mendatang. Yusran juga mendorong pelajar lain untuk tidak ragu mengikuti ajang tersebut.

Menurutnya, peserta yang belum meraih medali tidak perlu berkecil hati karena kesempatan masih terbuka pada kompetisi berikutnya. Ia berpesan agar para pelajar tetap semangat dan terus mengasah kemampuan.

Terpisah, Alvaro Chandra
SD Muhammadiyah Manyar Gresik Jawa Timur menyampaikan terimakasih kepada tuan rumah telah mensukseskan acara ini dengan baik.

“Alhamdulilah saya dapat juara juara 2 lomba musikalisasi puisi tingkat SD senang bisa juara,” katanya.

“Semoga bisa kembali ke makassar lagi,” harapnya dengan kompak bersama teman-temannya.

Terpisah, Arkan Faiz Abdullah Siswa Kelas 11 SMK Muhammadiyah Salawati Sorong Papua Barat Daya, menyampaikan bangga bisa hadir mengikuti kompetisi ini dengan sungguh-sungguh.

“Banyak kenangan, kegiatan ini bukan hanya lomba tapi sebagai wadah silaturahim sesama kader Muhammadiyah,” tuturnya.

Sejumlah peserta lain secara umum menilai OlympicAD VIII bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran dan penguatan nilai kebersamaan.

Mereka merasakan adanya semangat saling menghargai perbedaan serta memperkuat ukhuwah di antara peserta.

Ajang ini menjadi momentum mempertemukan pelajar dari tingkat SMP hingga SMA/SMK dalam satu forum kompetisi nasional.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menguji kemampuan akademik dan nonakademik, tetapi juga membangun karakter dan jejaring.

Ke depannya, para peserta berharap OlympicAD terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai daerah. Harapan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa ajang ini dinilai memberi dampak positif bagi penguatan mutu pendidikan dan persaudaraan antar pelajar Muhammadiyah di Indonesia.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UNISMUH MAKASSAR

Leave a Reply