Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Unismuh Makassar Siapkan Lulusan Tangguh Hadapi Era Digital dan Disrupsi Global

×

Unismuh Makassar Siapkan Lulusan Tangguh Hadapi Era Digital dan Disrupsi Global

Share this article
Prof Dr Sutrisno, M.Ag. Anggota Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Anggota Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Sutrisno, M.Ag, mengingatkan para lulusan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar agar menyiapkan diri menghadapi perubahan cepat di era digital. Menurut dia, bekal akademik perlu ditopang fondasi karakter serta penguasaan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Hal itu disampaikan Prof Sutrisno saat menyampaikan amanat pada Wisuda ke-87 Unismuh Makassar, di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar, Senin, 16 Februari 2026.

Wisuda ke-87 Unismuh Makassar diikuti 692 wisudawan dari 7 fakultas dan Program Pascasarjana.

Dalam amanatnya, Sutrisno mengajak hadirin mendoakan para pendiri dan pelopor Unismuh Makassar sebagai bentuk penghormatan atas jasa yang ditinggalkan.

Di hadapan para wisudawan, Sutrisno juga menegaskan pentingnya kebanggaan institusi. Ia meminta para lulusan menguatkan identitas kampus dengan seruan “Unismuh Makassar unggul” dan “bereputasi internasional”.

Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas atas capaian reputasi dan prestasi yang disebutnya kian nyata, baik pada level nasional maupun internasional. Ia menilai capaian tersebut lahir dari kepemimpinan yang mampu mengoordinasikan dan membersamai seluruh unsur kampus.

Sutrisno menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan para mitra yang selama ini mendampingi pengembangan Unismuh, termasuk jejaring lembaga yang bekerja sama. Ia menyebut dukungan tersebut ikut menguatkan ekosistem kampus.

Kepada para orang tua dan wali wisudawan, Sutrisno menekankan bahwa kepercayaan menitipkan pendidikan anak di Unismuh perlu diikuti penyebaran kabar baik kepada keluarga dan jejaring terdekat. Harapannya, keberhasilan lulusan bisa menjadi informasi yang mendorong lebih banyak pihak melanjutkan pendidikan.

Sutrisno menilai era kini ditandai sistem yang makin otomatis, cepat, dan menuntut respons adaptif. Karena itu, ia meminta lulusan memperkokoh fondasi “keimanan, ketakwaan, amal saleh, akhlakul karimah” sebagai pegangan menghadapi perubahan.

Di samping fondasi karakter, ia menekankan penguatan kompetensi. Salah satu yang ia soroti ialah tumbuhnya jiwa kewirausahaan. Menurutnya, semangat entrepreneur relevan bagi lulusan yang sudah bekerja, sedang mencari kerja, maupun yang sejak awal memilih jalur wirausaha.

Sutrisno juga memberikan pesan khusus kepada lulusan bidang kedokteran. Ia mengingatkan pentingnya menjalani masa internship, lalu mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan spesialis. Ia menyebut peluang pendidikan spesialis (PPDS) semakin terbuka, termasuk dalam jejaring Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah.

Adapun kompetensi lain yang ia tekankan adalah keterampilan komunikasi, penguasaan teknologi informasi, serta kemampuan Bahasa, khususnya bahasa Inggris. Bagi bidang-bidang tertentu, ia juga menyinggung pentingnya bahasa Arab dan bahasa internasional lain sebagai bagian dari kesiapan menghadapi “era disruption” dan dunia kerja yang makin terbuka.

Menutup amanatnya, Sutrisno mendorong lulusan mengintensifkan komunikasi melalui ikatan alumni dan asosiasi. Ia menilai jejaring alumni penting untuk pengembangan karier, penguatan profesi, sekaligus membuka peluang kolaborasi kewirausahaan lintas wilayah dan negara.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UNIMEN

Leave a Reply