Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

125 Da’i Muda Ikuti Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Zona 6

×

125 Da’i Muda Ikuti Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Zona 6

Share this article

KHITTAH.CO, Makassar — Sebanyak 125 calon da’i muda dari lima kabupaten di Sulawesi Selatan mengikuti Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Zona 6 yang digelar pada 12–25 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti peserta dari Kabupaten Bone, Soppeng, Sinjai, Maros, dan Bulukumba.

Peserta berasal dari utusan masing-masing Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), yakni 39 orang dari PDM Bone, 47 orang dari PDM Sinjai, 19 orang dari PDM Maros, 14 orang dari PDM Soppeng, serta 6 orang dari PDM Bulukumba.

Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Dr. Nurdin Mappa, menjelaskan bahwa Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Zona 6 merupakan bagian dari angkatan kedua pelaksanaan program pengkaderan dai Muhammadiyah.

“Angkatan pertama dilaksanakan secara terpusat dan diikuti seluruh PDM se-Sulsel dua tahun lalu. Angkatan kedua mulai dilaksanakan tahun lalu dengan sistem zonasi dan berlanjut hingga Februari tahun ini,” ujar Nurdin kepada wartawan di Makassar, Selasa, 13 Januari 2026.

Pada angkatan kedua, Sekolah Tabligh Muhammadiyah dibagi ke dalam tujuh zona wilayah. Zona 1 meliputi Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar. Zona 2 mencakup Pangkep, Barru, Jeneponto, dan Bantaeng. Zona 3 terdiri atas Parepare, Pinrang, Sidrap, dan Wajo. Zona 4 meliputi Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Sementara itu, Zona 5 mencakup Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Zona 6 meliputi Bone, Soppeng, Sinjai, dan Bulukumba, serta Zona 7 untuk Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Maros sebenarnya masuk Zona 1, namun karena pertimbangan teknis, dipindahkan ke Zona 6. Untuk Zona 7, Sekolah Tabligh akan dilaksanakan bulan depan di PDM Selayar,” jelas Nurdin.

Pelaksanaan Sekolah Tabligh Muhammadiyah dilakukan melalui dua metode, yakni daring dan luring. Materi daring dilaksanakan pada malam hari dengan total 13 materi, menghadirkan pemateri dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan PWM Sulsel. Sementara itu, kegiatan luring dilaksanakan di daerah masing-masing pada hari terakhir.

Materi luring meliputi “Metode dan Strategi Dakwah”, “Sosialisasi Sistem Informasi Tabligh Muhammadiyah (SITAMA)” oleh Majelis Tabligh PP Muhammadiyah secara daring, serta “Dakwah Digital.” Rangkaian kegiatan ditutup dengan ujian praktik dakwah bagi seluruh peserta.

Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Zona 6 resmi dimulai pada Senin malam (12/1/2026) dengan materi perdana bertajuk “Strategi Dakwah Muhammadiyah: Implementasi Risalah Islam Berkemajuan di Ranah Tabligh” yang disampaikan oleh Drs. Gita Danupranata, MM dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.

Materi kedua disampaikan pada Selasa malam (13/1/2026) dengan tema “Al-Qur’an dan Tafsir: Pemahaman Ayat-ayat tentang Dakwah” oleh Dr. Saiful Bahri, Lc., MA, juga dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply