
Khittah.co, Makassar — OlympiCAD bekerja sama dengan Educourse.id menggelar workshop bertajuk “Membentuk Global Muslim Citizens melalui STEM, Teknologi, dan Pendidikan Internasional” di Ruang Teater I-GIFT, Gedung Iqra, Unismuh, Makassar Kamis 12 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong kolaborasi pendidikan lintas negara sekaligus penguatan karakter generasi Muslim.
Workshop menghadirkan CEO Maleo Group Mutiara Hikmah Mahendradatta serta CEO Tmyozz Iqraa Arabic Ummul Quro University Eng. Abdullah Bawazier. Sejumlah program diperkenalkan, mulai dari penguatan STEM, coding, hingga program global immersion.
Kegiatan tersebut diikuti kepala sekolah, pengelola lembaga pendidikan, serta pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui forum ini, OlympiCAD membuka peluang kolaborasi internasional, antara lain melalui skema sister school, pertukaran pelajar, serta penjajakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan mitra luar negeri.
Mutiara menegaskan pentingnya menyiapkan generasi Muslim yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai keislaman. “Kita ingin melahirkan Muslim global citizen yang unggul dalam teknologi, tetapi tetap kuat dalam iman dan karakter,” ujarnya.
Melalui unit usaha Educourse.id, kata dia, pihaknya telah melatih lebih dari 2.500 sekolah dan mendampingi sekitar 350 sekolah dalam mengintegrasikan STEM dan coding ke dalam kurikulum. Program tersebut mencakup pembelajaran sains, teknologi, rekayasa, matematika, hingga kecerdasan buatan (AI).
“Dunia berubah sangat cepat. Sekolah tidak bisa berjalan seperti biasa jika ingin siswanya siap menghadapi tantangan global,” kata Mutiara. Menurut dia, kolaborasi internasional menjadi strategi penting untuk memperluas wawasan siswa dan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik.
Selain penguatan teknologi, Maleo Group melalui Indonesia Global Education Network (IGEN) membangun jejaring sister school sejak 2014. Program tersebut meliputi pertukaran pelajar, kunjungan sekolah, hingga pembelajaran daring lintas negara. Pada 2019, IGEN tercatat mengirimkan lebih dari 600 siswa ke Korea Selatan dalam satu tahun.
Sejumlah negara seperti Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Singapura, Australia, dan Selandia Baru menjadi destinasi program global immersion. Komposisi kegiatan dirancang dengan porsi 70 persen edukasi dan 30 persen eksplorasi budaya. Siswa mengikuti pembelajaran langsung di sekolah mitra internasional.
Dalam kesempatan itu, Maleo Group juga memperkenalkan kolaborasi terbaru dengan Umul Quro University, Arab Saudi. Kerja sama tersebut membuka peluang pembelajaran bahasa Arab, tahsin, tahfidz, serta program global immersion ke Mekkah dan Madinah.
Mitra Umul Quro University, Eng. Abdullah Bawazier, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi pendidikan Indonesia–Arab Saudi. Menurut dia, program sister school akan memberikan akses pembelajaran bahasa Arab berbasis kurikulum resmi kampus sekaligus memperkuat integrasi nilai keislaman dan penguasaan teknologi.
Panitia OlympiCAD turut membuka kesempatan penandatanganan MoU internasional bagi institusi pendidikan yang berminat. Sejumlah peserta menyatakan ketertarikan untuk menindaklanjuti kerja sama seusai sesi diskusi.
Melalui workshop ini, OlympiCAD berharap sekolah-sekolah di Indonesia semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan terbuka terhadap jejaring global. Kolaborasi lintas negara dinilai sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi Muslim yang kompeten, berdaya saing, dan berkarakter di tingkat internasional.





















