KHITTAH.CO, Makassar — Lazismu Makassar berkomitmen untuk bergerak lebih massif. Hal itu terpatri dalam Rapat Kerja yang dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-Kota Makassar.
Lazismu Makassar menggelar agenda tersebut pada Senin,16 Februari 2026, di Pusat Dakwah Islamiyah Muhammadiyah Kota Makassar.
Rapat kerja kali ini secara khusus membahas strategi dan kesiapan program Ramadan 1447 H. Lazismu mendorong seluruh pengurus untuk memaksimalkan peran Kantor Layanan dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah selama Ramadan.
Selain Pengurus KLL se-Kota Makassar, Badan Pengurus dan Eksekutif Lazismu Makassar, Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Sulsel Ahmad Hunain, serta Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Makassar sekaligus Koordinator Lazismu Makassar, KH. Sudirman hadir dalam agenda itu. Hadir pula Sekretaris ‘Aisyiyah Kota Makassar, Rahma Rahman.
Dalam arahannya, Wakil Ketua PDM Makassar, KH. Sudirman menegaskan bahwa tugas amil tidak boleh berhenti selama Ramadan.
“Seorang amil Lazismu tugasnya tidak boleh berhenti melayani selama bulan Ramadan, menjemput zakat dan infak para muzakki dan munfiq serta menyalurkannya kepada para mustahiq,” tegas dia.
Ia menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum pelayanan umat yang harus dioptimalkan dengan kerja cepat, amanah, dan penuh tanggung jawab.
Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Sulsel, Ahmad Hunain, menilai Lazismu Makassar memiliki potensi yang luar biasa sebagai lembaga zakat di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurut dia, dengan jaringan Kantor Layanan yang kuat dan soliditas pengurus, Lazismu Makassar dapat menjadi motor penggerak pengentasan kemiskinan.
“Lazismu Makassar mempunyai potensi besar sebagai lembaga zakat di ibu kota Sulsel. Kita berharap Lazismu bisa menjadi pejuang dalam pengentasan kemiskinan rakyat Indonesia,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Makassar, Anwar Enre, menyampaikan optimisme tinggi dalam menghadapi Ramadan tahun ini.
Ia menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp5 miliar, angka yang diyakini realistis dengan kerja kolektif seluruh Kantor Layanan.
“Dengan semangat kebersamaan dan sinergi seluruh pengurus KLL, kami optimis target Rp5 miliar dapat tercapai,” ungkap dia.
Dukungan juga datang dari ‘Aisyiyah Kota Makassar. Sekretaris ‘Aisyiyah Kota Makassar, Rahma Rahman, menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam menyukseskan program Kado Ramadan.
Kolaborasi ini diharapkan memperluas jangkauan penerima manfaat serta memperkuat distribusi bantuan kepada masyarakat dhuafa dan mustahik di berbagai wilayah Kota Makassar.
Rapat kerja dan pengukuhan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan komitmen Lazismu Makassar dalam mengoptimalkan pelayanan umat, khususnya dalam menyambut dan memaknai Ramadhan 1447 H dengan aksi nyata dan kebermanfaatan yang luas.





















