Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Kolaborasi Lintas Negara: IKA Unismuh Makassar dan IKA USIM Bangun Sinergi Alumni Asia Tenggara

×

Kolaborasi Lintas Negara: IKA Unismuh Makassar dan IKA USIM Bangun Sinergi Alumni Asia Tenggara

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR – 4 Maret 2026 — Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dan Ikatan Alumni Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) memperkuat kolaborasi alumni lintas negara melalui pertemuan resmi yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 4 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam membangun sinergi jejaring alumni Indonesia–Malaysia di kawasan Asia Tenggara.

Dari pihak IKA USIM, pertemuan dihadiri oleh Prof. Azrin selaku Ketua Alumni USIM, Dr. Wan A’tirah Mahyudin, Dr. Junaidah Abu Seman, dan Dr. Shukor.
Sementara itu, dari pihak IKA Unismuh Makassar hadir Ketua Umum DPP IKA Unismuh, Prof. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., didampingi Agusdiawa Suarni, S.E., M.Acc. selaku Ketua Komite Hubungan Luar Negeri, Ir. Muhammad Syafaat S. Kuba, M.T. selaku Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga dan Hubungan Luar Negeri, Dr. Wildhan Burhanuddin, M.Hum. selaku Sekretaris Bidang Kerja Sama Antar Lembaga dan Hubungan Luar Negeri, serta Dr. Siti Maryam, M.Pd, Sekretaris Komite Bidang Luar Negeri IKA Unismuh Makassar.
Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak membahas penguatan jejaring alumni internasional yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi berorientasi pada program nyata dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, direncanakan pada awal bulan Mei 2026 IKA Unismuh Makassar akan melaksanakan lawatan resmi ke IKA USIM Malaysia. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan, menyusun agenda implementasi kerja sama, serta membangun komunikasi yang lebih intensif antaralumni kedua universitas.

Beberapa program kolaboratif yang dirancang dalam lingkup kerja sama IKA antara lain International Alumni Forum sebagai wadah berbagi pengalaman profesional dan diskusi strategis lintas negara, Alumni Mentorship Program yang mempertemukan alumni senior dengan mahasiswa serta alumni muda dalam pendampingan karier dan pengembangan kapasitas profesional, Joint Seminar dan Webinar Internasional yang membahas isu-isu strategis di bidang pendidikan, ekonomi, kepemimpinan, dan pengembangan institusi, Networking and Career Collaboration untuk memperkuat akses peluang kerja dan kolaborasi profesional antaralumni kedua negara, serta Alumni Social Impact Program berupa kolaborasi kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat berbasis jejaring alumni internasional. Program-program ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Universitas Muhammadiyah Makassar, khususnya dalam memperluas jejaring alumni internasional, membuka peluang kolaborasi akademik dan profesional bagi lulusan Unismuh, serta memperkuat peran alumni dalam mendukung reputasi dan pengembangan institusi di tingkat regional dan global.

Ketua Umum DPP IKA Unismuh, Prof. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperluas peran alumni di tingkat regional dan global. Menurutnya, alumni bukan hanya representasi institusi, tetapi juga duta yang membawa nama baik universitas di berbagai bidang profesional.

Melalui penguatan kolaborasi ini, IKA Unismuh Makassar dan IKA USIM Malaysia berkomitmen menjadikan jejaring alumni sebagai kekuatan strategis dalam mendukung pengembangan institusi, memperluas konektivitas internasional, serta membangun diplomasi pendidikan berbasis alumni di kawasan Asia Tenggara.

Komitmen kolaborasi lintas negara yang dibangun oleh IKA Unismuh Makassar dan IKA USIM Malaysia juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya United Nations Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui penguatan jejaring alumni internasional, program mentorship, seminar bersama, hingga kolaborasi sosial berbasis pemberdayaan, Unismuh Makassar menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pembelajaran sepanjang hayat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong transfer pengetahuan lintas negara.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply