
KHITTAH.CO, SONGKHLA, Thailand — Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch 2 tiba di Thailand Selatan untuk menjalankan program pengabdian masyarakat internasional selama sebulan ke depan. Sebelum menuju lokasi pengabdian di Provinsi Narathiwat, rombongan terlebih dahulu melakukan pelaporan keberadaan ke Kantor Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla, Minggu, 1 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk koordinasi awal dengan perwakilan Pemerintah Republik Indonesia di Thailand Selatan sekaligus memastikan keberadaan seluruh peserta KKN Internasional terdata dengan baik selama menjalankan program di luar negeri.
Meski kunjungan berlangsung pada hari libur sehingga tidak ada pertemuan resmi dengan pejabat konsulat, rombongan mahasiswa bersama dosen pendamping tetap mendatangi Kantor KRI Songkhla dan melakukan dokumentasi pelaporan keberadaan peserta. Sebelumnya, pihak KRI Songkhla telah memberikan konfirmasi dan arahan melalui Greg, staf KRI Songkhla, terkait pelaksanaan program KKN Internasional Unismuh Makassar di wilayah Thailand Selatan.
Ketua Divisi Kerja Sama, Pusat Studi dan Inkubasi Bisnis LP3M Unismuh Makassar, Dr Wildhan Burhanuddin, mengatakan pelaporan kepada Konsulat RI merupakan bagian dari prosedur yang perlu dilakukan dalam setiap kegiatan akademik mahasiswa di luar negeri.
Menurut Wildhan, langkah tersebut penting untuk memastikan keberadaan mahasiswa Indonesia yang sedang melaksanakan program internasional dapat dipantau dan memperoleh dukungan jika diperlukan.
“Walaupun kami berkunjung pada hari libur dan tidak ada penerimaan resmi, kami tetap menyempatkan diri datang ke KRI Songkhla sebagai bentuk pelaporan dan koordinasi. Sebelumnya kami juga telah berkomunikasi dan memperoleh konfirmasi dari pihak konsulat melalui Bapak Greg terkait pelaksanaan program KKN Internasional ini,” ujarnya.
Menuju Lokasi Pengabdian di Narathiwat
Setelah menyelesaikan kunjungan ke KRI Songkhla, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Narathiwat yang menjadi lokasi utama pelaksanaan KKN Internasional Batch 2.
Selama satu bulan ke depan, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian di sekolah, komunitas muslim, dan masyarakat setempat. Program yang dijalankan disesuaikan dengan latar belakang keilmuan peserta, mulai dari bidang pendidikan, bahasa, kepemimpinan, pemberdayaan masyarakat, ekonomi, hingga teknik dan lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Unismuh Makassar memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan masyarakat internasional serta penguatan jejaring kerja sama luar negeri.
Penguatan Internasionalisasi Mahasiswa
Program KKN Internasional Batch 2 merupakan salah satu agenda International Community Service yang dikembangkan Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar. Program ini dirancang sebagai sarana penguatan internasionalisasi mahasiswa sekaligus implementasi pengabdian kepada masyarakat dalam konteks global.
Ketua LP3M Unismuh Makassar, Dr Muh Arief Muhsin, mengatakan pengalaman pengabdian di luar negeri diharapkan dapat memperkaya kompetensi akademik, sosial, dan budaya mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya membawa nama baik Unismuh Makassar, tetapi juga menjadi representasi Indonesia dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat dan lembaga mitra di Thailand Selatan. Pengalaman ini akan menjadi bekal penting dalam membentuk lulusan yang memiliki wawasan global dan kepedulian sosial,” kata Arief.
KKN Internasional Batch 2 diikuti oleh 30 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unismuh Makassar dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Melalui program tersebut, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun pengalaman lintas budaya yang mendukung kesiapan mereka menghadapi tantangan global.




















