
KHITTAH.CO, Makassar — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar (FEB Unismuh Makassar) menggelar kegiatan Edukasi Keuangan Syariah dalam rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pegadaian ini berlangsung di Aula FEB Unismuh Makassar, Lantai 8 Menara Iqra, Kamis 5 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan FEB Unismuh Makassar, Dr. Edi Jusriadi. Ia menegaskan bahwa edukasi keuangan syariah penting untuk meningkatkan literasi finansial mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya generasi yang cerdas secara finansial dengan berlandaskan prinsip syariah.
Edukasi ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni Asisten Manajer Madya Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar), Inci M. Darmawan, serta Marketing B2B Senior Pegadaian Area Makassar I, Tamrin Mutakkin. Keduanya memaparkan materi mengenai pengelolaan keuangan syariah dan berbagai produk layanan keuangan syariah yang tersedia di lembaga keuangan.
Dalam sambutannya, Edi Jusriadi menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah berkontribusi memberikan edukasi kepada mahasiswa. Menurut dia, kehadiran praktisi dari sektor keuangan memberikan wawasan yang lebih luas mengenai praktik pengelolaan keuangan berbasis syariah.
“Kehadiran para narasumber tentu sangat membantu kita, khususnya mahasiswa, untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman terkait keuangan syariah dalam membangun generasi yang cerdas secara finansial berbasis syariah,” ujar Edi.
Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga keuangan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Mahasiswa, kata dia, perlu memahami konsep pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah sejak dini.
Edi juga menekankan bahwa kegiatan edukasi seperti ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi langsung dari para praktisi di sektor keuangan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami teori yang dipelajari di kelas, tetapi juga memperoleh gambaran praktik di dunia industri.
“Dengan adanya informasi dan materi yang disampaikan oleh para pemateri, diharapkan dapat menambah pengalaman mahasiswa dalam memahami berbagai aspek keuangan syariah,” katanya.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada tim dari OJK dan Pegadaian yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar mahasiswa semakin memahami perkembangan sektor keuangan syariah di Indonesia.
Kegiatan edukasi ini diikuti oleh mahasiswa FEB Unismuh Makassar yang antusias mengikuti sesi pemaparan materi dan diskusi. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, termasuk pengenalan berbagai produk layanan keuangan syariah.
Melalui kegiatan ini, FEB Unismuh Makassar berharap mahasiswa dapat meningkatkan literasi keuangan sekaligus menerapkan pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan lembaga keuangan dalam pengembangan edukasi finansial berbasis syariah.





















