KHITTAH.CO, Makassar — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mulai memperluas orientasi geraknya ke level internasional. Hal itu ditandai dengan penjajakan kerja sama antara DPP IKA Unismuh Makassar dengan IKA Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan IKA Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Agenda tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama yang digelar DPP IKA Unismuh Makassar di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar, Senin, 17 Maret 2026.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri yang akrab disapa Prof Andis dan saat ini menjabat Wakil Rektor I Unismuh Makassar, mengatakan bahwa penguatan jejaring alumni kini tidak lagi cukup berhenti pada level lokal dan nasional. Menurutnya, alumni Unismuh perlu didorong menjadi bagian dari jaringan kolaborasi yang lebih luas, termasuk di tingkat regional dan internasional.
Ia mengungkapkan, DPP IKA Unismuh Makassar saat ini tengah menyiapkan langkah konkret untuk membangun hubungan kelembagaan dengan jaringan alumni perguruan tinggi di Malaysia. Salah satunya melalui rencana pertemuan dan penjajakan nota kesepahaman dengan IKA USIM dan IKA UTHM pada 5 hingga 9 Mei 2026.
Langkah tersebut, kata Prof Andis, merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi alumni Unismuh sebagai mitra strategis almamater. Dengan jejaring yang lebih luas, alumni diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah kampus, tetapi juga menjadi penghubung yang membuka peluang kolaborasi lintas negara.
“Alumni adalah inspirator bagi adik-adiknya, mentor bagi mahasiswa, sekaligus menjadi penghubung antara kampus dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, perluasan jejaring ini penting agar organisasi alumni memiliki peran yang lebih strategis, baik dalam mendukung pengembangan kampus maupun dalam membangun hubungan dengan berbagai pihak di luar negeri. Ia juga menyebut bahwa pengurus serta alumni lain yang berminat dapat ikut ambil bagian dalam agenda ke Malaysia tersebut dengan pembiayaan masing-masing.
Selain mendorong internasionalisasi jejaring, DPP IKA Unismuh Makassar juga meluncurkan program infak bulanan untuk mendukung penyelesaian pembangunan Gedung Alumni Unismuh Makassar yang direncanakan memiliki lima lantai. Program itu disiapkan dalam bentuk pilihan kontribusi rutin, mulai dari Rp25 ribu, Rp50 ribu, Rp75 ribu, hingga Rp100 ribu per bulan.
Prof Andis menjelaskan, program tersebut dirancang untuk membangun semangat gotong royong alumni secara lebih terorganisasi. Partisipasi alumni, menurutnya, tidak hanya dibutuhkan dalam pembangunan fisik gedung, tetapi juga dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan kontribusi nyata terhadap almamater.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abd Rakhim Nanda ST MT IPU, memaparkan capaian universitas di tingkat nasional dan internasional. Ia menyebut Unismuh Makassar telah meraih status perguruan tinggi unggul serta masuk dalam sejumlah pemeringkatan dunia, seperti QS Asia Ranking, UI GreenMetric, dan Times Higher Education Impact Ranking.
Rektor juga menyoroti tantangan kampus dalam membantu mahasiswa kurang mampu, khususnya mereka yang belum berhasil memperoleh pembiayaan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan jumlah pendaftar KIP di Unismuh mencapai 1.300 lebih orang, namun yang terbiayai pemerintah baru sekitar 200 mahasiswa, sehingga masih ada 900 lebih mahasiswa yang belum terjangkau skema tersebut.
Karena itu, kampus menyiapkan dukungan bertingkat sebesar 50 persen, 25 persen, dan 12,5 persen, sembari membuka ruang partisipasi alumni untuk membantu mahasiswa yang layak secara akademik tetapi terkendala ekonomi.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan pengajian Ramadan yang disampaikan Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr KH Mawardi Pewangi, yang mengingatkan pentingnya sedekah dan infak sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat penuh kebersamaan antara alumni dan civitas akademika Unismuh Makassar.





















