KHITTAH.CO, Pinrang — Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs Muhammadiyah Punnia Pinrang menggelar kegiatan edukatif bertajuk Santri Husada Kreatif pada 8–9 April 2026.
Program ini diikuti oleh seluruh santri kelas VII dan VIII sebagai upaya membentuk generasi yang sehat, bersih, dan berakhlak di tengah pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi kelas IX.
Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Kuat, Bersih, dan Berakhlak: Harmonisasi Fikih dan Medis di Era Modern” ini bertujuan mengintegrasikan pemahaman keislaman dengan kesadaran hidup sehat. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi yang menghubungkan ajaran fikih dengan prinsip kesehatan modern.
Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Syami, Zubair, dan Munira. Ketiganya menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari ajaran Islam sekaligus fondasi kesehatan fisik dan spiritual. Penyampaian dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab.
Memasuki hari kedua, Sri Rahayu dan Mukhsin melanjutkan sesi dengan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik dari aspek pribadi maupun lingkungan. Mereka juga menjelaskan bahwa Islam telah memberikan pedoman komprehensif dalam menjaga keseimbangan hidup.
Kepala MTs Muhammadiyah Punnia Pinrang, Mukhsin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter santri. Nilai hidup bersih dan sehat, menurutnya, perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari implementasi ajaran agama.
“Hidup bersih dan sehat adalah bagian dari iman. Santri diharapkan tidak hanya memahami, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi praktik dan diskusi. Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada santri terpilih sebagai Duta Husada, masing-masing satu putra dan putri dari kelas VII dan VIII.
Melalui kegiatan ini, OSIM MTs Muhammadiyah Punnia Pinrang memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan santri secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan pola hidup sehat dan akhlak.





















