KHITTAH.CO, MAKASSAR – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ketahanan keluarga lewat kegiatan Samara Course.
Kegiatan ini berlangsung di Minihall Unismuh, Jl. Sultan Alauddin Makassar, Sabtu – Minggu 8–9 Mei 2026.
Ketua panitia Anita Rahayu, S.Pd menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 50 orang dengan latar belakang yang beragam, mulai dari kader internal Nasyiatul Aisyiyah, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap penguatan keluarga muda dan pendidikan pranikah.
Mengangkat semangat pembinaan keluarga muda yang tangguh, harmonis, dan berkemajuan, kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi generasi muda dalam membangun kehidupan rumah tangga yang sehat secara spiritual, emosional, maupun sosial.
“Semoga peserta bisa menyimak materi yang telah disajikan sehingga akhirnya menjadi wawasan yang luar biasa,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Makassar, Nur Iffah Salmi Akbar S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa Samara Course merupakan bentuk ikhtiar Nasyiatul Aisyiyah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika kehidupan keluarga di masa kini.
“Keluarga adalah pondasi utama peradaban. Melalui Samara Course ini, kami ingin menghadirkan ruang edukasi dan penguatan nilai agar lahir keluarga-keluarga muda yang tangguh, saling mendukung, dan berorientasi pada nilai-nilai Islam berkemajuan,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Ketua Departemen Dakwah, Sudarmi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah progresif PD Nasyiatul Aisyiyah Kota Makassar yang konsisten menghadirkan program pembinaan keluarga dan kepemudaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Persoalan keluarga hari ini semakin kompleks. Karena itu, pembinaan keluarga muda tidak bisa dilakukan secara sporadis, tetapi harus berkelanjutan dan kolaboratif sebagaimana yang dilakukan PD Nasyiah Kota Makassar,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag, M.Ag turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai bahwa penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu isu penting yang membutuhkan perhatian bersama.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat. Kami menyambut baik inisiatif Nasyiatul Aisyiyah dalam memberikan edukasi pranikah dan pembinaan keluarga muda secara sistematis,” ujarnya.
Pada momentum pembukaan kegiatan ini, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Makassar bersama Kementerian Agama Kota Makassar terkait pembinaan keluarga muda tangguh Nasyiatul Aisyiyah.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas edukasi dan pendampingan keluarga muda di Kota Makassar.
Melalui Samara Course, PD Nasyiatul Aisyiyah Kota Makassar berharap dapat terus menghadirkan gerakan pembinaan yang adaptif, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga sakinah yang kokoh dan berkemajuan.




















