Scroll untuk baca artikel
Berita

PDM Maros Percepat Pembentukan Cabang Jelang Muktamar 2027, Fokus Benahi Data Ranting dan Masjid

×

PDM Maros Percepat Pembentukan Cabang Jelang Muktamar 2027, Fokus Benahi Data Ranting dan Masjid

Share this article

KHITTAH.CO, MAROS — mempercepat pembentukan Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) di enam kecamatan tersisa menjelang Muktamar Muhammadiyah 2027 di Medan. Langkah ini tidak hanya berfokus pada penambahan struktur organisasi, tetapi juga pembenahan data ranting, penguatan kaderisasi, hingga standardisasi pengelolaan masjid berbasis teknologi digital dan ilmu falak.

Wakil Ketua PDM Maros Koordinator Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pengembangan Masjid, Shalahuddin, mengatakan saat ini Muhammadiyah Maros telah memiliki sembilan cabang yang tersebar di delapan kecamatan dari total 14 kecamatan di Kabupaten Maros. Empat cabang baru yang berhasil dibentuk yakni Mandai, Bontoa, Marusu, dan Cenrana.

Menurut dia, tantangan utama saat ini terletak pada sinkronisasi data Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM). Secara administratif, PDM Maros mencatat sekitar 30 ranting, namun kondisi faktual di lapangan diperkirakan mencapai 40 hingga 50 ranting aktif.

“Kami menemukan adanya perbedaan antara data administratif dan kondisi riil di lapangan. Di Cabang Cenrana misalnya, terdapat sekitar 15 ranting aktif. Karena itu, kami segera melakukan sensus dan rekonsiliasi database melalui sistem kartu anggota berbasis online,” kata Shalahuddin dalam Rapat Koordinasi LPCRPM di Ruang Rapat PDM Maros, Sabtu, 16 Mei 2026.

Untuk memperkuat basis kader di tingkat akar rumput, PDM Maros juga menyiapkan strategi kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Makassar. Kerja sama itu diarahkan untuk mendata mahasiswa asal Maros yang aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) agar dapat dilibatkan sebagai penggerak dakwah di wilayah asal masing-masing.

Selain aspek organisasi, PDM Maros turut menaruh perhatian pada pembinaan masjid dan pemurnian arah kiblat. Melalui Majelis Tarjih dan Tajdid, Muhammadiyah Maros akan melakukan kalibrasi arah kiblat berbasis ilmu falak untuk memastikan ketepatan arah salat di masjid-masjid binaan.

Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PDM Maros, Ahmad Hamzah, menegaskan bahwa keberhasilan cabang ke depan tidak hanya diukur dari jumlah struktur yang terbentuk, tetapi juga tingkat keaktifan dan pengelolaan digital organisasi.

“Target kami bukan sekadar memenuhi kuota cabang, tetapi melahirkan cabang dan ranting unggulan. Melalui aplikasi pemantauan berkala, pimpinan daerah dapat mendeteksi kendala di lapangan dan menyalurkan pembinaan secara lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDM Maros, M. Amin Duddin, menilai keberlangsungan Muhammadiyah di daerah sangat ditentukan oleh kekuatan gerakan di tingkat cabang dan ranting.

“PDM tidak akan berjalan tanpa Cabang dan Ranting yang aktif. Karena itu, kita tidak boleh berhenti pada formalitas struktur, tetapi harus menjadikan persyarikatan ini sebagai ruang gerakan dan amal saleh bersama,” kata Amin Duddin saat menutup rapat koordinasi tersebut.

Laporan: Muh Alwi Alamsyah
Editor: Asywid 

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply