Scroll untuk baca artikel
Berita

Lewat Film “Pesta Babi”, IMM UM Barru Dorong Kesadaran Kritis Pemuda

×

Lewat Film “Pesta Babi”, IMM UM Barru Dorong Kesadaran Kritis Pemuda

Share this article

KHITTAH.CO, Barru — Isu kolonialisme modern dan eksploitasi sumber daya alam di Papua menjadi perhatian dalam kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita yang digelar Pimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UM Barru dan Tanete, Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat IMM UM Barru dan Tanete dengan melibatkan kader IMM serta masyarakat umum.

Film dokumenter yang diputar mengangkat persoalan eksploitasi sumber daya alam serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat adat Papua.

Usai pemutaran film, peserta mengikuti sesi diskusi yang berlangsung aktif. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan kritis terkait ketidakadilan sosial, peran negara, hingga dampak industri ekstraktif terhadap masyarakat lokal.

Baca juga: Wajah Baru Kolonialisme, Itu Kenyataannya

Ketua Umum IMM UM Barru, Pira, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ruang belajar bersama untuk membangun kesadaran kritis generasi muda terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

“Film Pesta Babi memberikan gambaran bahwa kolonialisme tidak selalu hadir dalam bentuk penjajahan fisik, tetapi juga melalui eksploitasi sumber daya alam dan ketidakadilan terhadap masyarakat adat. Karena itu, pemuda perlu peka dan berani membuka ruang diskusi terhadap isu-isu seperti ini,” ujarnya.

Menurut dia, IMM sebagai organisasi gerakan intelektual memiliki tanggung jawab menghadirkan forum-forum yang mampu mendorong kader berpikir kritis, humanis, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai wadah memperluas perspektif kader sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan bangsa dan kemanusiaan.

Kegiatan nobar dan diskusi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan semangat kolektif menghadirkan ruang-ruang intelektual di kalangan pemuda.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply