Scroll untuk baca artikel
Berita

PCM Borimatangkasa Gelar Pengajian Rutin, Tekankan Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah

×

PCM Borimatangkasa Gelar Pengajian Rutin, Tekankan Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah

Share this article

KHITTAH.CO, GOWA — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Borimatangkasa menggelar Pengajian Amal Usaha bertema Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Tanabangka, Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan rutin bulanan ini menjadi sarana penguatan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan bagi para pendidik dan unsur pimpinan Muhammadiyah guna memperkuat karakter, konsolidasi organisasi, serta kualitas pelayanan pendidikan dan dakwah.

Pengajian menghadirkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gowa, Ardan Ilyas, S.Pd.I., M.A., sebagai pemateri. Kegiatan diikuti pimpinan cabang, pimpinan ‘Aisyiyah, pengawas bina, kepala madrasah, kepala TK, dan para guru di lingkungan amal usaha Muhammadiyah PCM Borimatangkasa.

Ketua PCM Borimatangkasa, Drs. Abd. Rahim Sila, menjelaskan bahwa pengajian tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan satu kali setiap bulan dan dipusatkan secara bergilir di seluruh amal usaha Muhammadiyah dalam wilayah PCM Borimatangkasa.

“Pengajian rutin Amal Usaha PCM Borimatangkasa dilakukan setiap satu kali sebulan dan dipergilirkan dari amal usaha dalam wilayah PCM Borimatangkasa,” ujarnya.

Menurut Abd. Rahim Sila, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah pembinaan keagamaan, tetapi juga media mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarpengelola amal usaha Muhammadiyah dan unsur pimpinan persyarikatan.

“Tujuan pengajian ini adalah menanamkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan agar warga memahami khittah dan kepribadian Muhammadiyah,” katanya.

Dalam penyampaian materinya, Ardan Ilyas menekankan pentingnya menjadikan Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah sebagai rujukan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik maupun penggerak organisasi. Ia mengajak seluruh peserta menerapkan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja.

Selain memperkuat pemahaman ideologi persyarikatan, pengajian juga diarahkan untuk membangun karakter pendidik yang mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Para guru dan kepala sekolah didorong mengintegrasikan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam proses pendidikan di masing-masing lembaga.

Abd. Rahim Sila menambahkan, pengajian rutin tersebut juga berfungsi sebagai forum konsolidasi organisasi. Melalui kegiatan itu, pimpinan dan pengelola amal usaha dapat bertukar pengalaman, mengevaluasi program, serta membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan lembaga pendidikan Muhammadiyah.

Kegiatan yang berlangsung di MIM Tanabangka itu berjalan dengan partisipasi aktif peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Diskusi setelah penyampaian materi dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah di lingkungan amal usaha.

Melalui pengajian yang digelar secara berkelanjutan, PCM Borimatangkasa berharap seluruh pengelola amal usaha Muhammadiyah semakin memahami nilai-nilai dasar persyarikatan, memperkuat kolaborasi antarlembaga, serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan dakwah di tengah masyarakat.

Kontributor: Sandi
Editor: Asywid

 

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply