Scroll untuk baca artikel
Berita

UM Bulukumba Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Penandatanganan MoU dengan Kementerian ATR/BPN

×

UM Bulukumba Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Penandatanganan MoU dengan Kementerian ATR/BPN

Share this article

KHITTAH.CO, Makassar – Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menghadiri kegiatan Penyerahan Sertifikat Wakaf dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan perguruan tinggi se-Sulawesi Selatan yang berlangsung di Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain, Universitas Islam Makassar (UIM), Kamis 9 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bersama jajaran pimpinan Kementerian ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, para Kepala Kantor Pertanahan kabupaten/kota, serta pimpinan 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di Sulawesi Selatan, termasuk Universitas Muhammadiyah Bulukumba.

Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, khususnya melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan pertanahan. Salah satu fokus utama kerja sama adalah percepatan sertifikasi tanah wakaf melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang melibatkan mahasiswa dan dosen di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan mampu mempercepat penyelesaian sekitar 14.000 bidang tanah wakaf di Sulawesi Selatan yang belum bersertifikat. Menurutnya, keterlibatan sivitas akademika akan memperkuat edukasi masyarakat sekaligus mempercepat proses inventarisasi dan sertifikasi tanah wakaf sebagai bagian dari perlindungan aset umat.

Pelaksana Harian (PLH) Rektor Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah A.P., M.Si., menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kemitraan antara perguruan tinggi dan ATR/BPN merupakan peluang strategis untuk memperluas kontribusi kampus dalam pembangunan nasional.

“UM Bulukumba berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami melihat ruang yang sangat luas bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam penyelesaian persoalan pertanahan, khususnya percepatan sertifikasi tanah wakaf melalui pendekatan edukatif, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini sejalan dengan semangat kampus berdampak yang terus kami kembangkan.”

Baca juga: Mahasiswa UM Bulukumba Raih Runner Up 2 Putra Butta Panrita Lopi 2026

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) UM Bulukumba Emirati S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa nota kesepahaman tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara UM Bulukumba dengan Kementerian ATR/BPN.

“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat jejaring kelembagaan UM Bulukumba dengan kementerian, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pengembangan program-program kolaboratif, seperti KKN Tematik, penelitian terapan, magang mahasiswa, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanahan dan tata ruang. Kami siap menindaklanjuti MoU ini melalui berbagai program implementatif yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.”

Di sisi lain, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menilai kerja sama tersebut sangat relevan dengan penguatan pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan daerah.

“LPPM UM Bulukumba melihat kerja sama ini sebagai peluang besar untuk menghadirkan model pengabdian masyarakat yang lebih kontekstual. Program KKN Tematik Pertanahan dapat menjadi wahana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membantu masyarakat dalam pendataan, edukasi, dan percepatan legalisasi aset tanah wakaf. Sinergi antara perguruan tinggi dan ATR/BPN akan menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi akademik dalam pembangunan daerah.”

Keikutsertaan UM Bulukumba dalam forum strategis tersebut semakin menegaskan komitmen institusi dalam memperluas kemitraan dengan kementerian dan lembaga pemerintah sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kolaborasi lintas sektor, UM Bulukumba terus mendorong terciptanya inovasi, penguatan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas pendidikan yang berdampak bagi pembangunan daerah dan nasional.

(Syayyidina Ali)

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply