KHITTAH.CO, PAREPARE – Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimpinan Daerah (PD) 152 Tana Toraja meraih 17 medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Piala Kementerian Kebudayaan atau Parepare Championship III yang digelar di Stadion Gelora Mandiri, Parepare, Jumat-Minggu (10-12 Juli 2026). Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet yang dilakukan secara berjenjang di berbagai cabang dan unit latihan Tapak Suci di Tana Toraja.
Kejuaraan yang diikuti pesilat dari berbagai daerah di Indonesia itu menjadi ajang mengukur hasil pembinaan sekaligus mengevaluasi kemampuan atlet di setiap kategori pertandingan. Tapak Suci Tana Toraja tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final dan menempatkan diri sebagai salah satu kontingen terbaik dalam kejuaraan tersebut.
Dari total 17 medali emas yang diraih, kontingen Tana Toraja menyumbang tiga emas kategori Usia Dini, enam emas kategori Pra Remaja, tujuh emas kategori Remaja, dan satu emas kategori Dewasa.
Ketua Umum Tapak Suci Putera Muhammadiyah PD 152 Tana Toraja, Sumartin, mengatakan prestasi tersebut merupakan hasil latihan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan di seluruh cabang serta unit latihan.
“Kejuaraan seperti ini merupakan evaluasi dari hasil latihan para atlet yang rutin dilaksanakan pada tiap-tiap cabang dan unit latihan,” ujar Sumartin saat mendampingi kontingen sejak pembukaan hingga penutupan kejuaraan.
Menurut Sumartin, para atlet yang diberangkatkan merupakan pesilat terbaik hasil seleksi dari sejumlah sekolah dan unit latihan di wilayah Tana Toraja. Ia menilai pola pembinaan yang berkelanjutan menjadi faktor utama dalam meningkatkan prestasi atlet di berbagai kejuaraan.
Kontingen Tapak Suci Tana Toraja diperkuat atlet dari SMA Negeri 9 Tana Toraja, Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Tana Toraja, MTs Negeri 1 Tana Toraja, MAN 1 Tana Toraja, dan MIS Rembon. Keterlibatan berbagai satuan pendidikan tersebut menunjukkan sinergi pembinaan olahraga sekaligus kaderisasi Tapak Suci di lingkungan Muhammadiyah dan sekolah.
Baca juga: Rapat Senat Terbuka Milad Ke-7 UM Bulukumba, Teguhkan Komitmen Bangun Kampus Berkemajuan
Selain sukses dalam perolehan medali, prestasi individu juga diraih Muhammad Khairul, siswa SMK Pelangi Makale dari Cabang 02 Rembon, yang dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putra pada kejuaraan tersebut. Penghargaan itu melengkapi pencapaian kontingen Tana Toraja yang tampil dominan di berbagai kelas pertandingan.
Ketua Tim Pemberangkatan, Muhammad Parinding, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan hingga keberangkatan atlet ke Parepare.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, khususnya Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Tana Toraja yang telah memberikan kontribusi untuk kesuksesan anak-anak kami,” kata Muhammad Parinding.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama Tana Toraja pada berbagai kejuaraan mendatang. Menurutnya, dukungan seluruh elemen menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet muda.
Sumartin menambahkan, keberhasilan meraih 17 medali emas tidak lepas dari dedikasi para pelatih yang selama ini membina atlet dengan semangat pengabdian sebagai kader Muhammadiyah.
“Semoga ke depannya Tapak Suci Putera Muhammadiyah Tana Toraja sebagai organisasi otonom Persyarikatan semakin menunjukkan prestasi serta terus berkontribusi dalam gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar. Para pelatih Tapak Suci adalah orang-orang yang luar biasa dengan penuh semangat pengabdian sebagai kader Muhammadiyah. Dengan modal ketulusan dan keikhlasan, mereka telah menunjukkan hasil karyanya lewat kejuaraan yang rutin dilaksanakan,” tutup Sumartin.
Prestasi di Parepare Championship III ini diharapkan menjadi pijakan bagi Tapak Suci Putera Muhammadiyah Tana Toraja untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet usia dini hingga dewasa. Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam mencetak pesilat yang berprestasi, berkarakter, serta mampu mengharumkan nama Tana Toraja dan Muhammadiyah di tingkat nasional.




















